BREAKING NEWS
 

BHS: Penguatan UMKM Kunci Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 13 Juni 2026 09:58 WIB
Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono (BHS). Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai penguatan dukungan bagi Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penting untuk mengoptimalkan peran sektor UMKM dalam perekonomian nasional. Menurutnya, usulan tambahan kebutuhan anggaran yang diajukan Kementerian UMKM perlu mendapat perhatian agar program pembinaan dan pengembangan pelaku usaha berjalan maksimal.

BHS mengatakan, sebagian kebutuhan tambahan anggaran akan digunakan untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak bencana di Sumatera. Sementara sisanya diarahkan untuk mendukung berbagai program pembinaan dan pengembangan UMKM di seluruh Indonesia.

“Dari usulan tambahan Rp 1,5 triliun tersebut, sebesar Rp 622 miliar akan dialokasikan untuk membantu UMKM yang terdampak bencana di Sumatera. Sedangkan sisanya digunakan untuk mendukung berbagai program dan kebutuhan operasional Kementerian UMKM,” ujarnya usai rapat Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2027, Kamis (11/6/2026).

Dia memandang, Kementerian UMKM memiliki posisi strategis karena sektor UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Saat ini, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 60,5 persen dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Selain itu, terdapat sekitar 67 juta pelaku UMKM yang tersebar di 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Kondisi tersebut membuat pembinaan dan penguatan kapasitas UMKM menjadi kebutuhan penting.

Baca juga : Kakorlantas: Tingkat Pengaduan Terkait Tugas Polantas Hanya 6,8 Persen

BHS mengatakan, penguatan koordinasi antara Kementerian UMKM dan dinas UMKM di daerah perlu terus dilakukan. Langkah itu diperlukan agar pembinaan dapat menjangkau pelaku usaha secara lebih merata.

“Tentu yang perlu dilakukan adalah memperkuat koordinasi dan pembinaan kepada para pelaku UMKM,” katanya.

Menurut BHS, pembinaan tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha. Pelaku UMKM juga membutuhkan dukungan pada aspek manajemen, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyediaan peralatan, akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga sertifikasi usaha.

Adsense

Dia menambahkan, pendidikan dan pelatihan juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing UMKM. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan mutu produk dan kualitas kemasan.

“Pendampingan ini meliputi peningkatan mutu produk maupun kualitas kemasan,” ujarnya.

Baca juga : KEK Senjata Andalan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Dia menjelaskan, kemasan yang lebih baik akan meningkatkan daya tarik produk, memperpanjang daya simpan, dan memperkuat daya saing di pasar. Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan mampu naik kelas dan meningkatkan kapasitas produksi.

BHS menilai peningkatan produktivitas UMKM akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, kenaikan produktivitas UMKM sebesar 10 persen berpotensi menambah kontribusi sekitar 6 persen terhadap PDB nasional.

“Angka 6 persen ini sangat besar dan sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” tuturnya.

Dia menilai kontribusi tersebut bahkan lebih besar dibanding sejumlah sektor ekonomi lainnya. Dampak positifnya juga akan terasa pada peningkatan aktivitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kapasitas UMKM juga berpotensi memperluas penyerapan tenaga kerja. Dengan tingkat serapan tenaga kerja UMKM yang mencapai sekitar 97 persen atau sekitar 100 juta pekerja, peningkatan produktivitas 10 persen diperkirakan dapat menciptakan tambahan sekitar 10 juta lapangan kerja.

Baca juga : Indra J. Piliang: Purbaya Kunci Transformasi Ekonomi Nasional

“Dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa, baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Atas dasar itu, BHS menyatakan Fraksi Partai Gerindra mendukung penguatan program Kementerian UMKM agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang telah ditetapkan Pemerintah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense