RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Kerja (Panja) Akses Pembiayaan dan Permodalan UMKM dan Ekonomi Kreatif.
Menurutnya, penguatan akses permodalan menjadi langkah penting untuk mendorong UMKM dan pelaku ekonomi kreatif naik kelas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Gandung yang juga merupakan anggota Panja Pembiayaan dan Permodalan UMKM dan Ekonomi Kreatif menyampaikan dukungan tersebut dalam pertemuan di Yogyakarta, Kamis (28/8/2026).
Menurut Gandung, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
Namun, hingga kini masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam memperoleh akses permodalan dari perbankan maupun lembaga pembiayaan.
Baca juga : Program Klaster Hidupku BRI Dorong Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas
Karena itu, menurutnya, persoalan tersebut perlu dikawal secara serius sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“UMKM dan ekonomi kreatif ini yang menyerap tenaga kerja paling banyak, sekitar 98 persen. Tapi kendala mereka ketika harus mengembangkan usaha, sering mentok bantuan pembiayaan atau permodalan. Semoga kehadiran Panja ini jadi solusi konkret dengan skema pembiayaan yang mudah, bunga ringan, dan tidak berbelit,” tegas Gandung.
Gandung berpandangan, Panja perlu mendorong sejumlah langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.
Salah satunya dengan mendorong perbankan, BUMN, dan lembaga keuangan menyediakan produk pembiayaan khusus UMKM dan ekonomi kreatif dengan persyaratan agunan yang lebih ringan serta proses yang cepat.
Selain itu, ia menilai penguatan ekosistem ekonomi kreatif juga penting dilakukan. Pemerintah, kata Gandung, perlu menyediakan dana bergulir, hibah produktif, serta kurasi pasar agar produk UMKM dan ekonomi kreatif mampu naik kelas hingga menembus pasar ekspor.
Baca juga : BPDP Tampilkan Produk UMKM Perkebunan, Perkuat Komoditas Berkelanjutan
Gandung menilai, edukasi dan literasi keuangan menjadi salah satu hal yang paling mendesak untuk diperkuat.
Pendampingan diperlukan agar pelaku UMKM dan ekonomi kreatif memahami pengelolaan keuangan, pembukuan, hingga pemenuhan persyaratan kredit.
Menurutnya, aspek tersebut masih kerap disepelekan oleh sebagian pelaku usaha, padahal literasi keuangan merupakan kebutuhan penting untuk membuka akses pembiayaan dan permodalan yang berpihak kepada UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.
“Kesadaran literasi keuangan harus ditumbuhkan dan merupakan sebuah kebutuhan dalam menopang pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar mendapatkan akses pembiayaan dan permodalan yang berpihak kepada mereka,” tuturnya.
Gandung menegaskan, kelancaran akses permodalan akan memberikan dampak berantai terhadap perekonomian.
Baca juga : Harbolnas 2026 Siap Kerek Ekonomi Ke Level 6 Persen
“Kalau akses modalnya lancar, UMKM akan tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi daerah bergerak. Ini investasi jangka panjang untuk ketahanan ekonomi nasional,” jelas Gandung.
Ia berharap, Panja Akses Pembiayaan dan Permodalan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Komisi VII DPR RI dapat segera menghasilkan rekomendasi dan regulasi yang berpihak kepada pelaku usaha kecil dan menengah.
“Semoga Panja ini bisa segera menghasilkan rekomendasi dan regulasi yang benar-benar berpihak kepada pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” tutup Gandung Pardiman, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.