Sebelumnya
Ketahanan Pangan, Energi, dan Lingkungan Menjadi Agenda Masa Depan
Dalam diskusi yang sama, Ibas menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan dan energi di tengah perubahan iklim, risiko bencana, dan ketidakpastian rantai pasok global.
Baca juga : AQUA Rayakan Juara Timnas di FIFA ASEAN Cup, Buah Penantian 35 Tahun
Sebagai negara kepulauan yang memiliki sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang besar, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan ekonomi hijau, energi bersih, ekonomi maritim, dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Namun, potensi tersebut memerlukan kebijakan yang konsisten, infrastruktur yang memadai, investasi, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Ibas menilai, agenda pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan tidak seharusnya dipertentangkan.
Baca juga : Baila Fauri, Dipeluk Ivar Jenner
Keduanya perlu dirancang secara terpadu agar pembangunan mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.
Lulusan Curtin University dan Nanyang Technological University (NTU) tersebut juga melihat masa depan pertumbuhan ekonomi semakin berkaitan dengan pengembangan green energy, blue energy, green growth, dan blue growth, termasuk potensi ekonomi maritim dan blue foods yang dimiliki Indonesia.
Baca juga : FIFA ASEAN Cup Jadi Momentum Baru Sepakbola ASEAN
“Masa depan kita berkaitan erat dengan kemampuan menjaga ketahanan pangan, membangun ketahanan energi, dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Kerja sama regional dapat membantu kita mempercepat transformasi tersebut dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.