BREAKING NEWS
 

Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo Jadi Sorotan, Bamsoet: Hadapi Dengan Senyuman

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 22 Mei 2020 21:57 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok, MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku tak enak hati dengan Presiden Jokowi terkait adanya polemik pada lelang motor listrik Gesit pada acara konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’ Minggu (17/5). Sebab, pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi itu tak seperti yang diharapkan.

“Jujur saya tidak enak hati dengan Presiden Jokowi, karena saya yang meminta beliau. Beliau tidak tahu apa-apa,” ujar politisi yang akrab disapa Bamsoet itu dalam jumpa pers, di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Jumat (22/5).

Mantan Ketua DPR ini menegaskan, Presiden tak tahu apa-apa soal lelang motor Gesits itu. Dirinyalah yang menjadi penanggung jawab panitia konser virtual untuk penggalangan dana amal yang ditayangkan berbagai stasiun televisi tersebut.

“Untuk itu, saya sebagai penanggung jawab, atas nama panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Jokowi sekaligus ucapan terima kasih yang luar biasa atas keikhlasannya memberikan bantuan motor listrik yang ditandatangi sendiri oleh beliau,” jelasnya.

Baca juga : Bamsoet: Jangan Salahkan Pihak Lain, Saya yang Bertanggung Jawab

Bamsoet menerangan, memang luar biasa gorengan dan cobaan yang dihadapi dalam penyeranggaran konser ini. Pertama, ada penyebar hoaks soal konser yang dilakukan emak-emak. Emak-emak itu kemudian ditangkap Polda Kalimantan Tengan (Kalteng). 

Kedua, pihaknya kena ‘prank’ seorang buruh di Jambi, bernama M Nuh, yang mengaku pengusaha tambang. M Nuh kemudian diamankan Polda Jambi.

“Kepada keduanya, kami telah memohon kepada Polda Jambi dan Polda Kalteng untuk dilepas. Kenapa? Karena kami sendiri merasa tidak ada masalah. Tidak ada yang dirugikan,” tutur Bamsoet.

Adsense

Dia menjelaskan, peminat motor listrik Gesits milik Presiden sangat banyak. Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan Presiden yang akan menjadi kenangan dan koleksi pribadi seumur hidupnya. Bahkan ada yang ngebit di atas Rp 2,55 miliar setelah mendengar M Nuh yang mengaku pengusaha asal Jambi itu mundur. “Namun, kami tetap konsisten mengutamakan peserta lelang di bawahnya saat acara lelang kemarin,” ucapnya.

Baca juga : Antisipasi Peningkatan PHK, BP Jamsostek Siap Hadapi Lonjakan Klaim

Setelah panitia menghubungi beberapa nama yang mengikuti lelang itu, motor listrik itu menjadi milik Warren Tanoesoedibjo. Putra Harry Tanoesoedibjo itu bersedia meningkatkan penawarannya sama dengan M Nuh.

Ketiga, beredar di media sosial dan digoreng sedemikian rupa seolah-olah acara tersebut sebuah konser dengan panggung besar dan penonton ribuan dan dihadiri oleh presiden secara phisik. “Padahal, semua berlangsung virtual dari rumah masing-masing,” ucap Bamsoet.

Keempat, beredar juga tuduhan bahwa konser ini menelan biaya Rp 6,7 miliar. Padahal, faktanya tidak sampai Rp 500 juta. Sebab, semua bekerja tanpa pamrih. “Itu pun seluruh biaya yang timbul untuk produksi kami tutup dengan gotong royong para seniman dan pekerja seni serta pribadi-pribadi yang terlibat tanpa mengganggu dana donasi yang terkumpul,” ucapnya.

Meski demikian, Bamsoet tidak mau terlalu mempermasalahkannya. “Semua telah kita lalui. Kita ambil hikmahnya saja. Alhamdulillah saya mendapat laporan bahwa rating acara ‘Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo’, cukup tinggi,” paparnya.

Baca juga : Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo Kumpulkan Donasi Rp 4 M Lebih

“Apa pun yang telah terjadi, kita ambil hikmahnya saja. Saya percaya Tuhan punya cara membantu umatnya yang memiliki niat baik. Yang mau berbuat,” tambah Bamsoet.

Tanpa M Nuh yang nge-prank, lanjutnya, mungkin harga motor listrik Presiden Jokowi tidak bisa mencapai Rp 2,5 miliar lebih. Tanpa gorengan, kecaman, dan plesetan, tidak mungkin rating acara ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’ meroket tinggi disiarkan setidaknya 4 televisi, live Streaming, Youtube dan menjadi trending topik dalam beberapa hari kemarin.

“Per hari ini, donasi yang sudah masuk terkumpul melalui kitabisa.com mencapai Rp 4.243.310.050 dari target yang kami kita tentukan Rp 5 miliar yang sepenuhnya untuk bantuan sosial. Dari benihbaik.com sudah masuk per hari ini Rp 234.953.584,” tuturnya.

Dia menambakan, tingkat partisipasi masyarakat, termasuk anak kecil yang memecahkan celengan untuk donasi di kitabisa, sudah melampaui 1.300 orang. Sementara dari benihbaik.com hampir mencapai 350 orang. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense