BREAKING NEWS
 

Jokowi Sebut Ketum Partai Yang Paling Sering Ditemuinya Adalah Surya Paloh

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 25 Agustus 2024 22:40 WIB
Presiden Jokowi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di acara pembukaan Kongres ke-III Partai NasDem di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (25/8). Foto: YouTube/NasDem TV

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menceritakan kedekatannya dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh ketika memberikan sambutan di acara pembukaan Kongres ke-3 Partai NasDem, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (25/8).

Menurut Jokowi, Paloh adalah partner diskusi politik. Bahkan hitungannya, Ketum Parpol yang paling sering bertemu dan berdiskusi dengan dirinya adalah Paloh.

"Banyak kami bertukar pikiran mengenai masa depan bangsa dan gagasan mengenai bangsa kita," ungkap Jokowi di hadapan hadirin.

Baca juga : Jaro Ade: Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Mengerti Kepentingan Daerah

Meski di tahun 2024 keduanya sempat memiliki perbedaan jalan politik, Jokowi menilai hal tersebut sebagai hal yang wajar. "Ya walaupun di tahun 2024 sempat beda jalan," katanya, disambut tawa dari audiens. 

Adsense

Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan antara mereka adalah sesuatu yang hal biasa dan alami. Jokowi menjelaskan bahwa meski sering berbeda pendapat, kedekatan dan saling memahami tetap terjaga. 

"Bang Surya satu di perubahan, satunya lagi di keberlanjutan. Ya ndak apa-apa. Biasa saja. Itu wajar," ujarnya. "Kami bisa sangat dekat, walaupun sering berbeda pendapat. Bisa saling menemukan kecocokan, walau juga di tengah-tengah itu ada ketidakcocokan," ingat Jokowi.

Baca juga : Bahlil Bilang Beringin Benteng Pertahanan Prabowo-Gibran

Kepala negara juga mengungkapkan bahwa perbedaan pendapat antara dirinya dengan Paloh selama ini tidak mengurangi keakraban. 

"Kita juga bisa saling mengerti, walau kadang-kadang setelah mengerti juga bingung sendiri-sendiri," lanjut Jokowi, yang kembali membuat hadirin tertawa.

Di akhir pidato, Jokowi menegaskan pentingnya persatuan dalam mencapai cita-cita bersama untuk Indonesia di masa depan. 

Baca juga : Jokowi: Posisi Airlangga Di Kabinet Tidak Ada Masalah

"Saya pernah salaman, hari ini sepakat. Lalu seminggu kemudian, beda. Enggak apa-apa. Saya kira sangat bagus. Tapi kembali itu lah yang namanya politik, kita punya cita-cita yang sama menggapai Indonesia emas di 2045," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense