RM.id Rakyat Merdeka - DPP PDI Perjungan masih mempertimbangkan nama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada Jakarta 2024. Pasalnya, elektabilitas Ahok masih tinggi di Jakarta.
Dalam survei terbaru Litbang Kompas, Ahok masuk peringkat kedua dengan hasil 20 persen setelah Anies Baswedan dengan hasil 29,8 persen. Kemudian disusul Ridwal Kamil dengan hasil 8,5 persen.
Baca juga : Survei PSI: Elektabilitas Teratas, Bupati Petahana Pemalang Disukai Gen Z
Menanggapi survei tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah meyakini Ahok bisa mengalahkan Anies, karena namanya terus naik dan berada pada peringkat kedua setelah Anies di Jakarta.
Menurutnya, hasil survei ini sangat mengejutkan. Sebagai kader PDI Perjuangan, Ahok sangat berpotensi mengalahkan Anies. Sehingga menurutnya, DPP pun akan kembali mempertimbangkan Ahok dalam Pilkada Jakarta.
Baca juga : Soal Duet Kaesang-Babah Alun Di Jakarta, PSI: Belum Ada Kesepakatan
"Kepemimpinan Ahok selama menjadi Gubernur DKI Jakarta sudah teruji dan berhasil. Dengan munculnya Ahok dalam pilkada Jakarta, maka pertarungannya kembali akan sengit," katanya Rabu (17/7)
Karena itu, dengan adanya survei Litbang Kompas, Said berharap musyawarah partai nanti akan mengumumkan Ahok sebagai calon kepala daerah.
Baca juga : Hujan Sejak Pagi, Malam Mingguan Di Jakarta 58 RT Kebanjiran
"Semua calon kepala daerah di seluruh wilayah masih dibahas dan matangkan. Termasuk di Jakarta sebagai etalase dari DPP. Sorot mata tertuju ke Jakarta, daya tariknya luar biasa. Kita tunggu saja nanti," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.