BREAKING NEWS
 

Dapat Restu Suami Ikut Kontestasi Di Pilwalkot Bogor

Rena Da Frina Makin Melejit

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Sabtu, 10 Agustus 2024 07:20 WIB
Rena Da Frina ditemani suami, Andi Nur Alam Syah saat menghadiri Deklarasi Sehabat Rena di GOR Pajajaran, Minggu (4/8/2024) lalu. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor non aktif, Rena Da Frina makin serius bertarung dalam ajang pemilihan Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor. Rena Da Frina mantap menuju kursi F1/F2 setelah mengantongi restu suami.

Soal restu suami ini, dilontar­kan Rena Da Frina saat meng­hadiri Deklarasi Sehabat Rena di GOR Pajajaran, Minggu (4/8/2024) lalu. Rena bahkan langsung memperkenalkan suaminya kehadapan sekitar 4 ribu lebih pendukungnya yang memadati GOR kebanggaan masyarakat Kota Bogor ini.

“Ijin memperkenalkan bapak-ibu. Ini adalah suami saya, Bapak Andi Nur Alam Syah. Beliau adalah di balik kesuksesan saya. Karena izin beliau, saya ada di tengah bapak ibu semua,” seru Rena yang disambut riuh ribuan pendukungnya dari berbagai latar belakang ini.

Baca juga : Industri Manufaktur Membutuhkan Stimulus

Andi Nur Alam Syah sendiribukan tokoh kaleng-kaleng dibalik kesuksesan Rena selamaini. Penelusuran Rakyat Merdeka, Andi Nur Alam Syah adalah salah satu pejabates­elon I di Kementerian Pertanian (Kementan). Nah, hari ini (Jumat, 9/8/2024), dilantik oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan, bersama 7 pejabat eselon I Kementan lainnya.

Sama seperti sang istri, Andi Nur Alam Syah mengawali tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bogor, tepatnya di Balai Penelitian Pasca Panen Pertanian Bogor yang merupakanUnit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian pada tahun 2002. Selanjutnya tahun 2013 diberi­kan tugas sebagai pejabat Eselon IV.A di Puslitbangbun.

Dan tahun 2016 Andi Nur Alam Syah diangkat Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, hingga akhirnya pada tahun 2018 menjabat sebagai Direktur Alat dan Mesin Pertanian Ditjen PSP Kementan. Kariernya sebagai ASN makin mentereng setelah mendapat kepercayaan sebagai Dirjen Perkebunan Kementan tahun 2022, dan terakhir, hari ini dilantik sebagai Dirjen PSP Kementan.

Baca juga : Kurikulum Sekolah Mesti Klop Dengan Dunia Kerja

Atas pengabdiannya, jebolanS1 Teknik Pertanian pada Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Kimia pada Institut Teknologi Bandung ini diganjar penghargaan oleh Presiden Joko Widodo, Satya Lancana Karya Satya X tahun tahun 2019.

Terpisah, Peneliti Puspoll Indonesia Lukmanul Hakim membeberkan hasil survei ter­baru terkait Preverensi Politik Masyarakat Menjelang Pilkada Serentak Kota Bogor Tahun 2024. Survei tersebut dilaksanakan pada 28 Juli -3 Agustus 2024.

Hasilnya cukup mengejutkan. Elektabilitas Rena melejit dalam 3 besar kandidat Calon Wali Kota Bogor, bersama Dedie Abdu Rachim yang berada di peringkat teratas dengan ting­kat keterpilihan 20,2 persen. Di bawahnya ada dr. Rayendra dengan 18,1 persen dan Rena Da Frina dengan elektabilitas 17,7 persen. Berikutnya Sendi Ferdiansyah 12 persen, Atang Trisnanto 9,1 persen, Rusli Prihatevy 7,9 persen, Jenal Mutaqin 2,7 persen, Dadang Iskandar Danubrata 0,7 persen, dan yang menyatakan tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 11,6 persen.

Adsense

Baca juga : Perang Saudara Dan Adu Gengsi

Lukmanul mengatakan, bisa masuknya Rena di tiga besar kandidat Calon Wali Kota berdasarkan pilihan responden ini memang cukup mengejutkan. Sebab Rena ini merupakan kandidat yang belakangan baru muncul, berbeda dengan kandi­dat dengan lainnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense