RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Subang mengingatkan kepada ketiga pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Subang untuk menghindari politik uang. Hal ini bahkan berkali-kali diingatkan Bawaslu Subang.
Terhitung, sejak deklarasi damai, Bawaslu Subang sudah mengingatkan tentang beberapa contoh pelanggaran Pemilu. Terutama pelanggaran Pemilu yang berbentuk politik uang.
Menurut Koordinator Divisi Penanganan, Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Subang, Gamal Putu Manggala, sejak awal Oktober, pihaknya menemukan satu temuan dan tiga laporan dugaan pelanggaran kampanye di Pilbup dan Pilgub Jawa Barat.
Baca juga : Pasangan Arfi-Yena Akan Tata Wilayah Padat Penduduk Di Kota Bandung
Satu temuan pelanggaran di Pilgub Jabar berkaitan dengan politik uang oleh salah satu paslon. Atas temuan tersebut, Bawaslu akan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kampanye ini, termasuk meminta keterangan dari Calon Gubernur tersebut.
Sementara tiga laporan dugaan pelanggaran lainnya berkaitan dengan deklarasi pasangan Calon Bupati dan Calon Cakil Bupati Subang, serta isu netralitas kepala desa.
Namun, setelah dilakukan klarifikasi, Bawaslu tidak menemukan pelanggaran pada kedua laporan tersebut karena belum memasuki masa kampanye dan penetapan calon.
Baca juga : Banteng Tak Perlu Panik Dengan Gerakan Kotak Kosong Di Pilkada Brebes
"Dugaan pelanggaran yang sudah kita tangani dua, yang pertama sudah selesai deklarasi paslon itu sebelum tahapan kampanye dan tahapan. Yang kedua terkait netralitas kepala desa, itu pun sebelum tahapan kampanye dan sudah kita lakukan sudah selesai, dan sekarang yang sedang kita tangani tentang netralitas kepala desa di serangpanjang dan sagalaherang," papar Gamal Putu.
Dalam Pilkada Serentak 2024 mendatang, Bawaslu Kabupaten Subang akan lebih mengawasi netralitas ASN, kontestan, serta praktik politik uang.
Sekadar informasi, pada Pilbup Subang terdapat tiga pasangan calon. Yakni Asep Rochman Dimyati-Lina Marliana yang diusung koalisi partai NasDem, PKB dan PPP. Selanjutnya paslon H. Ruhimat-H. Aceng Kudus yang diusung koalisi PAN, Gerindra, Demokrat, dan partai Buruh.
Baca juga : Kaesang Ingatkan Pentingnya Komitmen Pemimpin Wujudkan Toleransi
Kemudian paslon Reynaldy Putra Andita Budi Raemi-Agus Masykur Rosyadi yang diusung koalisi PKS, Golkar, dan PDI Perjuangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.