BREAKING NEWS
 

KPU Resmi Umumkan

Orangnya Prabowo Unggul Di Pilkada Kabupaten Bogor

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Sabtu, 7 Desember 2024 07:20 WIB
Pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi. (Foto: Hendi/ Radar Bogor)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) resmi mengumumkan pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi atau Jaro Ade sebagai pemenang dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024.

Penetapan pemenang Pilbup Bogor dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi hasil perole­han suara Pilbup Bogor 2024 di Dharmawan Park, Sukaraja, Bo­gor pada Kamis (5/12) malam.

Pilgub Bogor diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati. Yaitu, paslon no­mor urut 1 Rudy Susmanto-Jaro Ade, dan paslon nomor urut 2 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman.

“Pasangan nomor urut 1 sebe­sar 1.559.328 suara, dan pa­sangan nomor urut 2 sebesar 599.453 suara,” kata Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia dalam keterangan­nya, Kamis (5/12/2024) malam.

Adi mengatakan, total keseluruhan surat suara yang di­gunakan pada pencoblosan 27 November 2024 lalu sebanyak 2.305.242 lembar. Sebanyak 146.461 di antaranya dinyatakan sebagai surat suara tidak sah.

“Jumlah pemilih menurun dibanding Pilbup Bogor 2018, yang sebanyak 69,9 persen,” ungkapnya.

Adi membeberkan, jumlah pemilih Pilbup Bogor 2024 sebanyak 2,3 juta orang atau 58 persen dari jumlah Daftar Pe­milih Tetap (DPT). Jumlah DPT Pilgub Bogor sebanyak 3,9 juta.

Baca juga : Puan Ajak Semua Pihak Bersama Bangun Bangsa

Dia mengatakan, target angka partisipasi pemilih di Pilbup Bogor sebanyak 85 persen. Kata dia, dengan hanya 2,3 juta warga yang menggunakan hak pilih, maka ada 1,6 juta warga yang tidak menggunakan hak pilih alias golongan putih (golput).

“Turunnya partisipasi pemilih, mungkin karena hanya ada dua paslon. Masyarakat tidak me­miliki banyak pilihan,” ujarnya.

Selain itu, Adi mengatakan, masyarakat juga merasa jenuh karena harus mengikuti pemilu dua kali dalam tahun yang sama. Yakni, Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg), serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

“Banyak warga yang meman­faatkan hari pemungutan suara untuk liburan dari pada datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” katanya.

Adi mengatakan, animo ma­syarakat yang kurang terhadap pilkada terjadi di semua daerah. Bahkan, kata dia, partisipasi pemilih di Pilbup Bogor lebih tinggi ketimbang Pilbup Suka­bumi dan Pilbup Bekasi.

Adsense

“Kita bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan lainnya sudah berupaya meningkatkan partisipasi pemilih, tapi ternyata tujuan baik itu tidak tercapai,” keluhnya.

KPU Kabupaten Bogor, kata Adi, masih menunggu kemung­kinan adanya gugatan hasil Pilbup Bogor ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dia mengatakan, jika tidak ada gugatan, maka penetapan calon terpilih akan diumumkan paling lambat 15 Desember 2024.

Baca juga : Suhu Di Ibu Kota Sejuk Sampai Akhir Desember

“Jika dalam tiga hari ke depan tidak ada sanggahan, penetapan pemenang bisa segera dilakukan sesuai arahan KPU RI dan KPU Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Cabup Bogor Rudy Susmanto mengucapkan terima kasih ke­pada semua pihak atas kemenangan di Pilbup Bogor 2024. Dia berterimakasih kepada partai politik (parpol) koalisi, dan para relawan yang sudah berjuang bersama sehingga meraih ke­menangan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi per­juangan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang telah mensukseskan Pilkada 2024,” ucapnya.

Sebelum menjadi Cabup Bo­gor, Rudy Susmanto merupakan Ketua DPRD Kabupaten Bo­gor periode 2019-2024. Dalam struktur DPP Partai Gerindra, Rudy dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen).

Rudy juga dikenal sebagai orang kepercayaan Presiden Prabowo yang mengelola PT Nusantara Polo Club, dan juga sebagai Asisten Khusus CEO di PT Nusantara Energy. PT Nusan­tara Polo Club dan PT Nusantara Energy merupakan perusahaan milik Prabowo.

Ayahnya Rudy yang berlatar belakang anggota TNI AD dari kesatuan Kopassus juga pernah menjadi anak buah Prabowo Subianto, saat berperang di Timor Timur (Timor Leste).

Sementara, Anggota Tim Pemenangan Paslon nomor urut 02 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman, Jonny Sirait menilai, Pilbup Bogor 2024 menjadi yang terparah dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga : Everton Vs Liverpool, Pertarungan Emosi Derby Merseyside

Dia mengatakan, kacaunya Pilbup Bogor di antaranya karena partisipasi pemilih yang hanya mencapai 58 persen. Termasuk juga, kata dia, ada indikasi kecurangan.

“Saat ini sejumlah relawan terus bergerak. Bahkan, melaku­kan aksi unjuk rasa, Jumat (6/12 2024),” jelas Jonny.

Jonny mengatakan, peran serta masyarakat dalam Pilbup Bogor yang hanya 58 persen menandas­kan pemenangnya adalah golput. “Apakah seperti ini bisa dilaku­kan pilkada ulang?” tanya Jonny.

Apalagi, beber Jonny, anggaran Pilbup Bogor sebesar Rp 170 miliar dan tidak sebanding dengan hasil yang didapat. Dia menegaskan, anggaran fantastis itu merupakan uang rakyat, na­mun tidak diikuti dengan peran serta dan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense