RM.id Rakyat Merdeka - Peluang Inter Milan untuk mengkudeta Napoli di kursi nomor satu klasemen Serie-A gagal. Duel yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin dini kemarin, harus berakhir imbang 1-1.
Laga tersebut berlangsung menarik. Kedua tim sama-sama saling adu serangan. Pemain Napoli Scott McTominay membobol gawang Inter Milan pada menit ke-23, lalu Inter Milan membalas melalui gol Hakan Calhanoglu pada menit ke-43.
Hasil ini membuat Nerrazurri - julukan Inter Milan harus turun ke posisi keempat dengan mengemas 25 poin dari 12 laga. Sementara itu Napoli alias Il Partenopei berada di peringkat pertama dengan koleksi 26 angka.Posisi kedua dan ketiga dipegang Atalanta dan Fiorentina yang sama-sama mengoleksi 25 poin.
Hakan Calhanoglu gagal mengeksekusi penalti untuk Inter Milan setelah mencetak gol penyeimbang yang menakjubkan. Tendangan penalti Calhanoglu mengenai tiang gawang setelah Andre-Frank Zambo Anguissa melanggar Denzel Dumfries untuk mengakhiri rentetan 19 tendangan penalti yang sukses untuk Inter Milan.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Celtics Tumbangkan Bucks
Meskipun penalti tersebut akhirnya gagal dieksekusi oleh Hakan Calhanoglu, sehingga skor akhir tetap 1-1, insiden ini memicu protes keras dari pelatih Napoli, Antonio Conte, yang mempertanyakan peran VAR dalam pengambilan keputusan tersebut.
Dalam sesi wawancara dengan DAZN via FCInter1908, pakar wasit Serie A, Luca Marelli, memberikan pandangannya tentang keputusan tersebut. Menurutnya, kontak antara pemain Napoli, Andre-Frank Zambo Anguissa dengan pemain Inter Denzel Dumfries memang terjadi, meskipun kontak tersebut minimal.
Wasit memiliki pandangan yang jelas, sehingga wajar jika VAR tidak merasa perlu mengintervensi keputusan wasit di lapangan. “Kontak minimal. Namun, ada kontak antara Anguissa dan Dumfries, itu tergantung pada wasit di lapangan,” ujar Marelli.
Menurut Marelli, dalam situasi seperti ini, keputusan untuk memberikan penalti atau tidak bergantung pada wasit utama yang berada di lapangan. “Dan itulah mengapa penalti itu tidak dibatalkan oleh VAR,” katanya.
Baca juga : Febby Rastanty, 4,5 Tahun Jalani Kisah Cinta Sulit
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mengaku puas dengan penampilan anak-anak asuhnya ketika ditahan imbang Napoli 1-1 pada pekan ke-12 Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Senin dini hari WIB. Inzaghi menilai jika anak-anak asuhnya seharusnya bisa keluar sebagai pemenang pada laga tersebut.
“Saya puas dengan kinerja para pemain saya. Saya mengucapkan selamat kepada tim. Jika ada tim yang pantas menang hari ini, itu adalah kami. Di babak kedua, tidak ada tandingannya. Namun, di babak pertama, kami kebobolan melalui bola mati, padahal kami seharusnya bisa melakukannya dengan lebih baik,” ungkap Inzaghi.
Pelatih asal Italia itu melanjutkan, jika Napoli adalah tim yang kuat dan dirinya sama sekali tidak mengharapkan pertandingan seperti ini setelah segala usaha mereka menghadapi Arsenal, tengah pekan lalu. Menurutnya Inter sangat tampil luar bisa pada babak kedua, sehingga dirinya hampir enggan untuk melakukan pergantian pemain karena Hakan Calhanoglu serta kolega tampil solid dengan bentuk terbaiknya.
Inzaghi menambahkan jika Inter memiliki banyak peluang pada babak pertama dan dirinya menilai ada pertumbuhan fisik luar biasa sehingga mereka mampu tampil sangat baik menghadapi Napoli yang penuh dengan pemain berkualitas.
Baca juga : Kakek Prabowo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 12 November 2024 dengan judul Inter Milan Vs Napoli: 1-1, Nerrazurri Gagal Kudeta Napoli
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.