BREAKING NEWS
 

Juara Liga Europa, Skuad Spurs Kini Bisa Tidur Nyenyak

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 22 Mei 2025 06:05 WIB
Para pemain Spurs merayakan gelar juara Liga Europa. (Foto : Skysport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tottenham Spur mengukir prestasi anyar di pentas Liga Europa. Spurs menjuarai Liga Europa 2024/25 setelah 17 tahun tanpa gelar.

Spurs juara seusai menaklukkan Manchester United dengan skor 1-0 pada partai final di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5) dini hari WIB.

Secara statistik, Manchester United unggul dengan 73 persen penguasaan bola dan melepaskan 16 tendangan yang enam di antaranya tepat sasaran, namun Tottenham tampil efektif.

Baca juga : Spurs Vs Man United, Jangan Terlena Rekor Positif!

Kemenangan Tottenham atas Manchester United hadir berkat gol semata wayang dari Brennan Johnson di babak pertama. Umpan dari Pape Matar Sarr dapat dikonversikan menjadi gol oleh Brennan Johnson sehingga skor berubah menjadi 1-0

Ini menjadi gelar ketiga Liga Europa Tottenham Hotspur setelah sebelumnya berhasil mereka menangkan pada musim 1971/72 dan 1983/84 silam.

Adsense

Ini menyudahi dahaga 17 tahun tanpa gelar, setelah terakhir kali mengangkat Piala Liga Inggris musim 2007/08.

Baca juga : Jelang Liburan Sekolah, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Tawarkan Paket Spesial

Di sisi lain, ini menjadi kegagalan Manchester United untuk kembali meraih gelar juara Liga Europa setelah pada musim 2020/21 lalu takluk dari Villarreal lewat adu penalti di partai final.

"Anggap saja saya seorang legenda, kenapa tidak?! Baru hari ini. Selama 17 tahun, tidak ada yang bisa melakukannya dan hari ini, saya akan mengatakan bahwa saya adalah legenda klub, jadi mari kita rayakan," jelas kapten Spurs, Heung-Min Son kepada Skysport.

. "Rasanya luar biasa. Itulah yang saya impikan dan hari ini adalah hari ketika itu terjadi, impian saya menjadi kenyataan. Saya pria paling bahagia di dunia."

Baca juga : MU-Spurs Di Final Liga Eropa, Duel Tim Pesakitan

"Jika Anda melihat keseluruhan musim, ada beberapa situasi ketika Anda mengalami masa sulit. Namun sebagai pemain, kami tetap bersatu dengan cedera, dengan pemain muda, yang tampil. Saya akan selalu memberi mereka nasihat yang bagus dan saya sangat beruntung memiliki sekelompok pemain yang luar biasa bersama saya."

"Saya merasakan tekanan. Saya sangat menginginkannya. Tujuh hari terakhir, saya memimpikannya setiap hari dan akhirnya itu terjadi. Sekarang saya bisa tidur nyenyak." pungkas pemain asal Korsel ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense