BREAKING NEWS
 

Hajar Estonia 5-0 Di Kualifikasi Piala Dunia

Italia Bak Badak Seperti Gattuso

Reporter : JHON ROY PANGIBULAN SIREGAR
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Minggu, 7 September 2025 06:15 WIB
Selebrasi Mateo Retegui setelah mencetak gol dalam kemenangan 5-0 Italia atas Estonia. (Foto: Instagram/azzurri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain lebih gigih bertahan dan menyerang, Italia tampil trengginas dengan formasi empat bek. Meski menang, Italia masih terancam gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

Seperti diprediksi banyak pihak, Italia mampu mengatasi Estonia dengan skor telak 5-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, kemarin. Gol Gli Azzurri dicetak lewat brace Mateo Retegui, Moise Kean, Giacomo Raspadori, serta Alessandro Bastoni.

Namun, kemenangan be­sar bukan hadiah utama de­but Gennaro Gattuso sebagai pelatih. Akhirnya, para pemain Italia menyadari bahwa daya juang juga amat dibutuhkan untuk mengakhiri kegagalan lolos ke Piala Dunia. Diketa­hui, meski diperkuat banyak pemain berkualitas, Italia selalu gagal lolos pada 2018 dan 2022. Bayang-bayang kegagalan itu kembali merekah setelah kalah telak 0-3 dari Norwegia pada laga pembuka kualifikasi.

Baca juga : Final US Open: Sinner Vs Alcaraz, Perebutan Tahta Petenis No.1 Dunia

“Kualitas saja tidak akan cu­kup. Tim ini harus mengerahkan segalanya dengan gigih, merebut bola, menekan dengan keras, menunjukkan rasa lapar,” kata Gattuso, usai laga di Bergamo, Italia.

Karier kepelatihan Gattuso di berbagai klub memang jeblok. Namun selama masih bermain, eks pemain AC Milan itu dikenal bak badak. Hal tersebut dira­sakan skuad Italia yang belum lama mendepak pelatih Luciano Spalletti.

Adsense

“Dia memberi kami begitu banyak keberanian, juga be­berapa tamparan. Kami mem­butuhkannya akhir-akhir ini,” nilai Bastoni.

Baca juga : Tunjangan-tunjangan Dipangkas, Gaji Anggota DPR Rp 65,5 Juta/Bulan

Kehadiran Gattuso membuat Italia berani tampil beda. Selain kegigihan dalam bertahan dan mencetak gol, perubahan juga tampak dari formasi. Spalletti gemar menggunakan formasi tiga bek, sedangkan Gattuso kurang cocok.

Melawan Estonia, Gattuso menggunakan formasi 4-4-2. Retegui dan Keane berduet di lini depan. Mereka ditopang empat gelandang, yaitu Mattia Zaccagni, Sandro Tonali, Nicolo Barella, dan Matteo Politano. Adapun pos empat bek diisi Riccardo Calafiori, Federico Dimarco, Bastoni, dan Giovanni Di Lorenzo.

Saat menyerang atau mengua­sai bola, formasi Italia berubah menjadi 2-3-5. Gattuso men­coba memanfaatkan kelebaran lapangan untuk menekan Esto­nia dari sisi sayap.

Baca juga : Dihukum Demosi 7 Tahun, Sopir Penabrak Ojol Sedih Dan Pukul Dada

Meski menang, tambahan tiga poin belum bisa mendongkrak posisi Italia di peringkat keem­pat Grup I. Italia mengoleksi enam poin dari tiga laga, terting­gal dari Israel di peringkat kedua yang mengumpulkan sembilan poin. Hanya saja, Italia memiliki satu laga lebih sedikit dibanding­kan Israel.

Tangan dingin Gattuso mendapat ujian lebih berat pada laga selanjutnya menghadapi Israel. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit lantaran mem­perebutkan posisi runner-up Grup I. Dengan lima pertandingan ter­sisa, Gattuso pantang kehilangan satu poin pun agar tidak hattrick gagal lolos ke Piala Dunia. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense