BREAKING NEWS
 

Etape 8 Balap Sepeda Internasional Tour de EnTeTe 2025

Melintas Pantai, Menanjaki Lekukan Indah Pegunungan, Filipina Finisher I

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 20 September 2025 10:33 WIB
John Patrick Sarmiento Pagtalunah, pembalap Filipina, finisher pertama masuk finish di lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe 2025 Etape 8. [Foto-foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - John Patrick Sarmiento Pagtalunah, pembalap dari Filipina adalah pembalap pertama masuk finish pada lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe 2025 Etape 8, Ende-Bajawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 19 September 2025. Dia mencatatkan waktu 3 jam, 28 menit 58 detik.

Menyusul, Joseph Babaan Javiniar, dengan catatan waktu 3 jam, 29 menit, 01 detik dan Muhammad Abdurarahman di posisi ketiga, dengan catatan waktu 3 jam, 29 menit, 09 detik.

Etape 8 dengan titik start di depan Rumah Jabatan Wakil Bupati Ende, dilepas oleh Wabup Dominggus Minggu Merre, tepat pukul 09.00 Wita, Jumat, 19 September 2025. Setelah melintasi Kota Ende sejauh 8 kilometer, diadakan realstart dan 56 riders berpacu menuju “Kota Dingin” Bajawa.

Baca juga : Top, RI Siap Jadi Industri Penerbangan Ke-4 Dunia

Di sini, para pembalap juga menyusuri pantai Selatan Nangapenda, dengan lautan biru terbentang luas. Garis pantai nan indah itu hingga memasuki Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Selepas itu, para pembalap harus memasuki jalan tanjakan cukup panjang. Namun, semua pembalap bisa menyelesaikan dengan baik, kecuali pembalap Timor Leste.

Ada dua tanjakan yang menjadi titik utama dalam lomba balap sepeda internasional, Etape 8. Tanjakan itu diselesaikan dengan baik. Joseph Bababaan Javiniar yang mendapat poin 20 mengalahkan Raja Tanjakan, Muhammad Herlangga.

Lintasan Etape 8 cukup menyenangkan, karena melintasi pesisir pantai dan menanjak ke gunung dengan lekukan alam nan indah memanjakan mata para pembalap.

Baca juga : Top! Nilai Transaksi BSI International Expo 2024 Di Atas Rp2 T & Jumlah Pengunjung 52.000 Lebih

Selain itu, sepanjang jalan, masyarakat pun turut memberi support, menyemangati dengan teriakan-teriakan. Bahkan di Nangaroro, sejumlah remaja putri mengenakan pakaian adat Ende menyemangati para pembalap yang melintas.

Para penonton juga kagum dengan kelihaian para pembalap mendayung sepeda dengan kecepatan 70-80 kilometer/jam, sehingga dalam tempo 3 jam lebih, pembalap telah memasuki finish di “Kota Dingin” Bajawa dan disambut dengan tarian Ja'i massal.

Adsense

Tim juri juga mengumumkan Lois Buffin keluar sebagai juara umum pembalap dengan catatan waktu terbaik dan konsisten. Sedangkan Raja Tanjakan Muhammad Herlangga harus puas melepaskan posisi itu jatuh kepada pembalap Joseph Babaan Javiniar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense