BREAKING NEWS
 

Popnas-Peparpenas Ditutup, Menpora: Lahirkan Generasi Atlet Hebat Indonesia

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 10 November 2025 06:54 WIB
Menpora Erick Thohir menutup Popnas dan Peparnas. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menutup Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (9/11).

Dalam sambutannya, Erick mengapresiasi sukses penyelenggaraan dua ajang olahraga pelajar terbesar di Tanah Air itu. Ia menegaskan, Popnas dan Peparpenas menjadi wadah lahirnya bibit unggul atlet masa depan Indonesia.

“Luar biasa. Kemenpora menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta karena event ini berjalan dengan sangat baik,” ujar Erick.

Baca juga : Kilang Cilacap, Pelopor Produksi Energi Hijau di Indonesia

Erick juga menilai, seluruh atlet telah menunjukkan semangat juang tinggi, disiplin, dan sportivitas selama bertanding. “Yang lebih penting dari medali dan kemenangan adalah kesempatan belajar tentang sportivitas dan persatuan Indonesia,” tegasnya.

Menurut Erick, penyelenggaraan Popnas dan Peparpenas secara bersamaan menjadi bukti dunia olahraga pelajar nasional semakin inklusif dan berkeadilan.

Adsense

Lebih jauh, ia menyebut keberhasilan dua ajang ini sejalan dengan prioritas nasional RPJMN 2025–2029, yaitu memperkuat pembangunan SDM melalui olahraga, sekaligus menguatkan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Baca juga : Gelar Rakernas Di Ancol, Partai Perindo Usung Energi Baru Indonesia

“Dari Popnas dan Peparpenas inilah akan lahir calon-calon atlet masa depan yang kelak mengibarkan Merah Putih di panggung dunia,” tutur Erick.

Dalam perhelatan Popnas 2025, DKI Jakarta keluar sebagai juara umum, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan pada Peparpenas 2025, Jawa Barat tampil sebagai juara pertama, diikuti Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Popnas tahun ini diikuti 5.175 atlet dari 38 provinsi, mempertandingkan 23 cabang olahraga dan 344 nomor. Adapun Peparpenas menghadirkan 608 atlet dari 38 provinsi, yang berkompetisi di empat cabang olahraga.

Baca juga : Sumpah Pemuda: Waktunya Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Indonesia Emas

Beberapa rekor baru pun lahir. Di cabang angkat besi, Kevin Andrian (Riau), Khoirul Dwi Anggraeni (Jawa Tengah), dan Leonard Immanuel (Papua) menorehkan prestasi gemilang. Dari Peparpenas, I Kadek Dwi Purnama (Bali) memecahkan rekor tolak peluru, sementara Syailendra Ihza Firmansyah dan Siti Aisyah mencatat waktu terbaik di nomor renang 100 meter.

“Prestasi ini membuktikan semangat, kerja keras, dan tekad pantang menyerah generasi muda Indonesia. Ke depan, kita terus memperkuat konsolidasi untuk kemajuan olahraga nasional,” pungkas Erick.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense