Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat Talenta Kreatif, Kemenbud Gandeng Korea Bangun House of Indonesiana
Kamis, 16 Oktober 2025 12:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggandeng Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea (KOCCA) untuk mengembangkan sumber daya manusia di bidang budaya dan industri kreatif digital melalui program House of Indonesiana (HOI).
Program hasil kolaborasi Kemenbud, KOCCA, dan ICONIX ini menjadi wujud kerja sama kedua negara dalam membangun kapasitas talenta kreatif berdaya saing global yang mampu memadukan nilai budaya Indonesia dengan inovasi teknologi.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menyebut kolaborasi lintas budaya ini sebagai bentuk nyata diplomasi kebudayaan yang berorientasi pada masa depan. Menurutnya, Korea telah membuktikan bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi dan diplomasi yang efektif.
"Melalui House of Indonesiana, kami ingin memperkuat talenta kreatif Indonesia agar mampu bersaing secara global dengan tetap membawa nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Giring lewat keterangan yang diterima, Kamis (16/10/2025).
Baca juga : Kementerian Kebudayaan Gelar House of Indonesiana Week bersama Korea
Dia menambahkan, kerja sama ini juga menjadi kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk belajar dari pengalaman Korea dalam memproduksi konten kreatif kelas dunia.
"Kita juga bisa melihat betapa hebatnya Korea dalam memproduksi konten film dan serial mereka untuk dikenal di seluruh dunia. llmu seperti script writing, packaging, dan storytelling dari Korea inilah yang harus kita pelajari,” tambahnya.
Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Soo-deok mengatakan, program HOI merupakan salah satu bentuk nyata kerja sama budaya kedua negara dengan dukungan Official Development Assistance (ODA) Korea.
Dirinya juga merasa senang dapat berkontribusi dalam mendukung talenta muda Indonesia di bidang animasi, film dokumenter, konten daring, dan konten edukasi seni budaya. Ke depan, program ini akan diperluas ke Jambi, Cirebon (Jawa Barat), Badung (Bali), dan Sikka (Nusa Tenggara Timur).
Baca juga : Waskita Karya Kebut Proyek Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh
"Kami berharap langkah ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para kreator muda Indonesia untuk berpartisipasi dan terus berkembang melalui House of Indonesia," tutupnya.
Regional Director KOCCA Indonesia Lee Gi Haun menambahkan, HOI menjadi platform kolaboratif yang tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga memperkuat kemandirian industri konten di daerah.
Lee juga mengaku bahwa program HOI mendorong pertukaran budaya antara Korea dan Indonesia. Dia percaya generasi muda dapat tumbuh bersama melalui kreativitas dan inovasi.
“KOCCA Indonesia akan terus bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Indonesia untuk memperkuat industri konten dan memperluas jangkauan kolaborasi ini,” paparnya.
Baca juga : Gubernur Banten Apresiasi Kemah Kebangsaan yang Digelar Bison Indonesia
Sejak diluncurkan, HOI mencatat capaian signifikan. Di Jakarta, 480 peserta telah menghasilkan delapan episode animasi, sementara di Makassar, 45 peserta memproduksi satu film dokumenter bertema budaya lokal. Pada 2026, pusat pelatihan baru akan dibuka di Badung, Jambi, Cirebon, dan Sikka.
Kegiatan HOI Week 2025 yang digelar 15–16 Oktober di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mall Jakarta, menjadi ajang apresiasi karya sekaligus momentum memperkenalkan arah keberlanjutan program.
Turut hadir Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Yayuk Sri Budi Rahayu, serta perwakilan KOCCA, ICONIX, dan Korean Culture Center Indonesia.
Melalui HOI Week 2025, Kemenbud menegaskan komitmen memperluas kerja sama internasional di bidang budaya digital, memperkuat diplomasi budaya, dan membuka akses lebih luas bagi talenta muda menuju industri kreatif global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya