RM.id Rakyat Merdeka - Juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, melihat keterpurukan Pecco Bagnaia sepanjang musim 2025 tak bisa lagi dibiarkan tanpa penanganan serius.
Menurutnya, Bagnaia membutuhkan bantuan psikolog olahraga untuk kembali menemukan kepercayaan dirinya.
Bagnaia sebelumnya digadang-gadang menjadi rival kuat Marc Marquez di Ducati. Musim 2024 ia akhiri dengan 11 kemenangan dan hanya terpaut 10 poin dari gelar dunia ketiganya.
Namun musim ini berjalan sebaliknya. Juara dunia dua kali itu kehilangan rasa percaya diri pada bagian depan motor Desmosedici GP25.
Baca juga : Prabowo Cek Lokasi Bencana Di Tapanuli, Disambut Peluk Haru Warga
Ini mengakibatkan performanya naik turun dan jauh dari konsistensi. Hasil balapan pun mencolok.
Ia hanya memenangi dua seri, gagal meraih poin dalam lima balapan terakhir, dan tercecer hingga 257 poin dari Marquez di akhir musim, menutup tahun di peringkat kelima klasemen.
Ducati mengakui kebingungan, karena berbagai perubahan setelan tak menghasilkan solusi. Lorenzo melihat gejala yang sangat familiar.
“Ketika Marquez datang dan langsung lebih cepat, itu membuat Anda gugup, hilang percaya diri, dan mulai ragu. Menurut saya, Pecco sekarang terlalu negatif,” ujarnya seperti dikutip ESPN, Rabu (10/12/2025).
Baca juga : Francesco Bagnaia Nggak Dijagokan Juara Dunia MotoGP
Ia menilai kondisi mental Bagnaia sudah menyentuh titik yang dapat mempengaruhi masa depannya, termasuk kontrak berikutnya.
Menurut Lorenzo, libur jeda musim dan motor baru belum tentu cukup. “Pecco butuh bantuan dari luar. Pelatih, Valentino di VR46, atau psikolog olahraga. Saya pernah melakukannya, banyak pembalap juga,” kata Lorenzo.
Ia mencontohkan Andrea Dovizioso yang performanya melejit setelah mendapat bantuan psikolog pada 2017.
Lorenzo menegaskan, tidak ada malu dalam mencari bantuan. “Pembalap harus rendah hati. Saya punya masalah, saya harus mencoba sesuatu.’ Pergi ke psikolog mungkin tidak mengubah apa-apa, tapi bisa juga mengubah segalanya,” katanya.
Baca juga : Universitas Pancasila Dorong SDM Humanis Lewat TIN Psikologi 2025
Dengan beban sebagai pembalap Italia di motor Italia, Lorenzo berharap Bagnaia bisa kembali menemukan energi positifnya.
“Pecco itu sangat bagus. Ia hanya perlu menemukan kembali keyakinannya,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.