RM.id Rakyat Merdeka - Program pembinaan sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge, meraih penghargaan sebagai Grassroots Development Program of The Year dalam ajang PSSI Awards yang digelar di Jakarta, akhir pekan lalu.
Program yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama susu MilkLife ini dinilai berhasil mendorong partisipasi sepak bola putri di level akar rumput. Sejak pertama kali digelar pada 2023, kompetisi ini telah diikuti lebih dari 32 ribu siswi SD dan MI dari berbagai daerah.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, PSSI Awards menjadi bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi membangun sepak bola nasional.
“Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Tidak hanya pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan berbagai pihak lain yang berperan dari level pembinaan hingga prestasi,” ujar Erick.
Penghargaan tersebut diterima Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono. Ia menyebut apresiasi dari PSSI menjadi dorongan bagi penyelenggara untuk terus memperkuat pembinaan sepak bola putri usia dini.
Baca juga : Ini Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk almarhum Michael Bambang Hartono serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan program ini,” kata Teddy.
Ia berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjangkau lebih banyak talenta muda dan menjadi fondasi lahirnya pesepak bola putri profesional yang memperkuat tim nasional di masa depan.
MilkLife Soccer Challenge kini telah menjangkau 12 kota, antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Samarinda, dan Banjarmasin. Kompetisi digelar dua kali dalam setahun di setiap kota.
Jumlah peserta juga menunjukkan tren meningkat. Pada seri pertama 2024, tercatat 5.163 peserta. Jumlah itu naik menjadi 10.051 peserta pada seri kedua 2024. Sementara pada seri 2025–2026, peserta mencapai 17.492 siswi.
Kepala SDN Klepu 03 Semarang Didit Sulistio menilai program ini memberi dampak positif bagi siswa. Selain meningkatkan aktivitas fisik, kegiatan tersebut juga membantu perkembangan kognitif dan kepercayaan diri.
Baca juga : JEC Borong Penghargaan Healthcare Asia Awards 2026
“Program ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menemukan bakat di bidang olahraga,” ujarnya.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Albianca Raula, yang mengaku kemampuannya berkembang setelah mengikuti MilkLife Soccer Challenge.
“Program ini membantu saya menekuni sepak bola. Saya juga sempat mengikuti seleksi timnas putri U-16,” ujarnya.
Peserta lain, Ika Wonda, juga merasakan pengalaman berharga, termasuk kesempatan tampil di ajang internasional.
“Ada banyak pengalaman yang saya dapat. Semoga semakin banyak pemain muda yang ikut dan berkembang,” katanya.
Baca juga : Pelindo Sinergi Lokaseva Borong 3 Penghargaan IFSEA 2026
Selain pertandingan, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Skill Challenge, Extra Training, dan All-Stars. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan teknik dan mental peserta sejak dini.
MilkLife Soccer Challenge seri lanjutan akan kembali digelar mulai April hingga Mei 2026 di sejumlah kota. Program ini akan ditutup dengan ajang All-Stars pada Juni 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.