Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
BOS Madrasah Rp 4,1 Triliun Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
Sabtu, 8 Agustus 2026 18:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudlatul Athfal (BOP RA) Tahap II Tahun Anggaran 2026, dengan total anggaran Rp 4,1 triliun.
Dana tersebut terdiri atas Rp 3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp 370 miliar untuk BOP RA.
Penyaluran ditujukan untuk mendukung operasional 52.000 madrasah swasta dan 31.000 Raudlatul Athfal (RA) di seluruh Indonesia.
Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag kini memproses pengajuan dan verifikasi dokumen pencairan dana tahap II.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, penyaluran BOS Madrasah bukan sekadar alokasi anggaran rutin, melainkan bagian dari dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan madrasah.
"Dana BOS adalah instrumen strategis, agar aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan mandiri, layak, serta berkelanjutan," tegas Menag di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Nasaruddin, penyaluran dana tahap II diharapkan dapat mendorong madrasah dan RA mengoptimalkan tata kelola anggaran.
Baca juga : Menag Ajak Rawat Kerukunan dan Perdamaian Demi Pembangunan Bangsa
Dengan demikian, dana tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi murid.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran BOS Tahap II sebesar Rp 4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026.
"Total alokasi Dana BOS yang sudah disiapkan Tahap II ini sebesar Rp4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini terdiri atas Rp 3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp 370 miliar untuk BOP RA. Ini kita distribusikan secara khusus untuk 52 ribu madrasah swasta serta 31 ribu RA di seluruh Indonesia," ujarnya.
Pengajuan dan verifikasi dokumen pencairan dilakukan secara digital melalui portal resmi Kemenag.
“Proses pengajuan serta verifikasi berkas pencairan BOS Madrasah maupun BOP RA Tahap II kini sepenuhnya dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama,” sambungnya.
Tiga Tahap Pengajuan
Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Nyayu Khodijah meminta seluruh RA dan madrasah penerima bantuan operasional tahap I 2026 segera menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
LPJ menjadi salah satu syarat sebelum pengelola mengunggah dokumen pengajuan pencairan tahap II sesuai lini masa yang ditetapkan.
Baca juga : STAI Darul Ilmi Waddawah Perkuat Pembinaan Akademik & Nilai Keislaman
"Kami berharap pengelola segera mengunggah dokumen persyaratan pencairan Tahap II sesuai jadwal yang telah ditentukan," terangnya.
Nyayu mengatakan, Kemenag telah menerbitkan jadwal pelaksanaan pengajuan dan verifikasi berkas BOS Madrasah dan BOP RA.
Jadwal tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi pengelola madrasah dalam memenuhi kewajiban pelaporan dan memanfaatkan anggaran secara optimal.
Berikut jadwal pengajuan dan verifikasi BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026:
Jadwal pertama
- Pengajuan berkas: 29 Juli-8 Agustus 2026.
- Verifikasi berkas: 29 Juli-9 Agustus 2026.
Jadwal kedua
- Pengajuan berkas: 18-30 Agustus 2026.
Baca juga : Kemenag-Bappenas Luncurkan Satu Data ZIS-DSKL, Penyaluran Zakat Lebih Tepat Sasaran
- Verifikasi berkas: 18-31 Agustus 2026.
Jadwal ketiga atau terakhir
- Pengajuan berkas: 14-27 September 2026.
- Verifikasi berkas: 14-28 September 2026.
Dengan mekanisme tersebut, pengelola madrasah dan RA yang belum mengajukan berkas masih memiliki dua periode pengajuan setelah jadwal pertama berakhir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya