BREAKING NEWS
 

Mo Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Saya Hancur, Seperti Bayi

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 25 Mei 2026 06:30 WIB
Mo Salah. (Foto : Liverpoolfc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mohamed Salah tak mampu menyembunyikan emosinya saat menjalani laga terakhir bersama Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Penyerang asal Mesir itu bahkan mengaku berkali-kali menangis menjelang perpisahannya dengan The Reds.

Pertandingan kontra Brentford pada pekan terakhir Premier League 2025/2026 menjadi penampilan terakhir Salah bersama Liverpool sebelum resmi hengkang pada bursa transfer musim panas.

Momen perpisahan terasa emosional ketika Salah ditarik keluar pada menit ke-74. Seluruh publik Anfield berdiri dan memberikan tepuk tangan panjang sebagai penghormatan kepada salah satu legenda terbesar klub.

Meski laga berakhir imbang 1-1, Salah tetap meninggalkan kontribusi penting. Ia mencatat assist untuk gol Curtis Jones yang membantu Liverpool memastikan tiket Liga Champions musim depan.

Baca juga : Laga Penutup: Arsenal Menang, MU ke Liga Champions, Liverpool Ok, Man City Keok

Di balik suasana haru di lapangan, Salah mengaku dirinya sangat terpukul harus meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama bertahun-tahun.

"Saya banyak menangis. Bahkan mungkin lebih banyak daripada sepanjang hidup saya," kata Salah dikutip dari situs resmi Liverpool.

Menurutnya, meninggalkan Liverpool menjadi salah satu keputusan paling berat dalam hidupnya. Sebab, klub Merseyside itu sudah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier dan kehidupannya.

Adsense

"Sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini," ujarnya.

Baca juga : Timwas Usul Asuransi Haji Dibuat Seperti Dana Taktis

Salah juga mengungkapkan dirinya sempat menangis saat berada di pusat latihan Liverpool. Padahal selama ini ia dikenal sebagai sosok yang tenang dan jarang menunjukkan sisi emosional di depan publik.

"Saya juga menangis di lapangan latihan. Saya bukan tipe pria emosional yang sering terlihat di media. Kalian biasanya melihat saya kuat dan agresif. Tetapi di dalam diri saya, saya menerimanya seperti bayi. Ini sangat rumit," tuturnya.

Pemain berusia 33 tahun itu kemudian mengenang perjalanan generasinya yang berhasil membawa Liverpool kembali menjadi salah satu klub terbaik di Inggris dan Eropa.

Menurut Salah, seluruh pemain telah mengorbankan masa muda mereka demi mengangkat kembali kejayaan Liverpool.

Baca juga : Malaysia dan Singapura Rayakan Idul Adha Tanggal 27 Mei, Sama Seperti Indonesia

"Kami meninggalkan masa muda kami di sini. Kami berbagi segalanya dari awal sampai akhir. Kami bahkan tidak membayangkan bisa mencapai semua ini, tetapi kami melakukannya untuk klub ini," ucap Salah.

Eks bintang AS Roma itu juga memberi pesan kepada para pemain Liverpool yang masih bertahan agar selalu bermain sepenuh hati demi klub dan suporter.

"Para penggemar tidak akan menerima sesuatu yang biasa saja. Mereka ingin melihat kalian berjuang dan memberikan segalanya di lapangan. Jika kalian melakukan itu, mereka akan mencintai kalian selamanya," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense