BREAKING NEWS
 

Igor Tolic Bela Kakang Rudianto: Kalau Ada yang Harus Dikritik, Saya

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 13 Oktober 2026 05:25 WIB
Kakang Rudianto. (Foto : Persib)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic pasang badan untuk Kakang Rudianto yang mendapat sorotan dari sebagian Bobotoh saat menghadapi Dewa United Banten FC. Ia meminta suporter tidak menjadikan pemain sebagai sasaran kritik ketika tim gagal meraih kemenangan.

Persib harus puas bermain imbang 2-2 dengan Dewa United pada pekan keempat BRI Super League 2026/27 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10) malam. Dewa United dua kali unggul melalui Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui, sebelum Persib membalas lewat Balsa Sekulic dan Marc Klok.

Kakang yang dipercaya tampil penuh selama 90 menit mendapat kritik dari sejumlah penonton. Namun, Tolic menegaskan keputusan memainkan bek muda tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.

Baca juga : Bhayangkara FC Dituntut Lebih Konsisten

“Akan selalu ada yang mengkritik, saya sudah mengatakan bahwa jika seseorang harus dikritik, itu seharusnya saya, bukan para pemain, karena saya menempatkan para pemain, saya menempatkan para pemain di lapangan,” kata Igor Tolic.

Pelatih asal Kroasia itu juga meminta publik memahami situasi yang dihadapi para pemain Persib. Menurutnya, jadwal padat membuat Marc Klok dan kawan-kawan harus menghadapi tuntutan fisik dan mental yang sangat tinggi.

Adsense

Selain BRI Super League, Persib juga harus tampil di AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship. Kondisi tersebut membuat pemain harus menjalani pertandingan dengan jeda yang sangat singkat.

Baca juga : Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18

“Jadi, ini bukan masalah lelah atau tidak lelah. Jadwalnya memang seperti ini. Para pemain di ruang ganti, mereka ingin tampil dengan baik. Itu tidak mudah. Anda pergi ke pertandingan Liga Champions, itu adalah level lain. Kamu pergi ke Shopee Cup, itu level lain. Bayangkan setiap tiga hari Anda bermain melawan (tim selevel) Persija atau Dewa United,” tuturnya.

Tolic menyayangkan kritik yang diarahkan secara personal kepada Kakang. Ia mengingatkan, pemain lain bisa saja mengalami hal serupa apabila persoalan tersebut tidak disikapi secara bijak.

“Untuk mengkritik Kakang atau siapa pun dalam hal ini, itu tidak normal. Seperti yang saya katakan, mengkritik pelatih, Anda bisa mengatakan taktik, bla bla bla, rotasi, bla bla, itu bukan masalah,” sebutnya.

Baca juga : Carlos Pena Evaluasi Persita Usai Empat Laga, Bidik Persija

“Tetapi untuk mengkritik Kakang, itu luar biasa, itu luar biasa (Ironis). Tapi itu bukan Kakang saja, seseorang akan menjadi yang berikutnya. Itu bisa jadi Marc, atau itu akan menjadi Peralta, aku melihat semuanya,” tegas pelatih 48 tahun itu.

Meski membela pemainnya, Tolic tetap memahami bahwa suporter memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di stadion. Ia hanya mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi tekanan verbal yang justru dapat mengganggu kepercayaan diri pemain.

“Jadi, kita hanya perlu tetap bersama, dan sebagian besar, 99,9 persen penggemar bersama kita. Siapa yang ingin berteriak sesuatu, biarkan dia berteriak sesuatu. Dia membayar tiketnya, dia bisa mengatakan apa yang dia inginkan. Tapi itu tidak baik untuk Kakang, ya?” bebernya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense