Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tokoh MUI hingga Ustadz Dery Sulaiman Hadiri Screening Hamka: Awal Mula (Vol.3)
Kamis, 29 Oktober 2026 11:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perjalanan hidup dan keteladanan Buya Hamka diangkat kembali melalui film Hamka: Awal Mula (Vol. 3). Film ini mendapat perhatian dari sejumlah tokoh agama, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni Budaya Erick Yusuf, Ustadz Dery Sulaiman, dan Ustadz Jojo yang hadir dalam acara screening.
Kehadiran para tokoh agama tersebut menambah perhatian terhadap film yang tidak hanya mengisahkan perjalanan seorang ulama dan sastrawan besar Indonesia, tetapi juga membawa pesan tentang perjuangan hidup, pencarian jati diri, pendidikan, serta keteguhan dalam mempertahankan prinsip.
Erick Yusuf mengajak masyarakat untuk mengapresiasi dan menonton Hamka: Awal Mula (Vol. 3).
Menurutnya, film tersebut memuat banyak pesan positif yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi penonton.
“Saya mengajak ya semua masyarakat untuk mengapresiasi, untuk ikut menonton film Buya Hamka volume yang ketiga ini ya, sekuel yang ketiga. Mengapa? Karena pertama di dalam film ini itu jelas banyak sekali pesan-pesan yang sangat bagus ya,” ujar Erick Yusuf.
Menurut Erick, perjalanan hidup Buya Hamka dalam film tersebut memberikan pelajaran tentang cara menghadapi persoalan, belajar dari pengalaman, dan menentukan pilihan hidup.
Pencapaian besar, kata dia, tidak terlepas dari proses panjang, keteguhan prinsip, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Baca juga : Pelantikan Wantimpres: Pratikno, Budi Gunawan, Jusuf Hamka Sudah Tiba di Istana
Pemeran Buya Hamka, Vino G. Bastian mengatakan bahwa memerankan tokoh tersebut bukan sekadar menghadirkan sosok ulama dan sastrawan yang dikenal luas masyarakat.
Ia juga harus memahami sisi manusiawi Hamka, termasuk persoalan, perbedaan pandangan, dan proses pencarian jati diri yang pernah dilaluinya.
“Bagi saya, memerankan Buya Hamka bukan hanya tentang menghadirkan sosok yang dikenal sebagai ulama dan sastrawan besar. Ada perjalanan manusia yang harus dipahami di baliknya. Hamka juga pernah menghadapi persoalan, perbedaan pandangan, dan proses pencarian jati diri. Saya berharap film ini bisa membuat penonton, terutama anak-anak muda, melihat bahwa setiap orang memiliki prosesnya masing-masing untuk menjadi lebih baik,” ujar Vino.
Menurut Vino, penggambaran sisi manusiawi Buya Hamka dapat membantu penonton mengenal sosok tersebut secara lebih dekat.
Perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki tantangan dan proses masing-masing untuk berkembang.
Pesan tersebut dinilai relevan bagi generasi muda yang sedang menentukan arah hidup, menghadapi perbedaan pendapat, dan belajar mengambil keputusan secara bijaksana.
Aktris Desy Ratnasari turut menyoroti pentingnya mengenalkan kisah Buya Hamka kepada generasi muda.
Baca juga : 600 Pelari Ramaikan Charity Fun Run Untuk Kampung Buya Hamka
Menurutnya, perjalanan hidup tokoh tersebut dapat menjadi sumber inspirasi untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Desy menilai, menjadi pribadi yang bermanfaat membutuhkan kesungguhan, perjuangan, serta konsistensi dalam menjaga nilai-nilai kehidupan.
“Menurut saya, kisah Buya Hamka sangat penting untuk dikenalkan kepada generasi muda. Kita bisa belajar bahwa untuk menjadi seseorang yang memiliki manfaat bagi banyak orang, ada proses panjang yang harus dijalani. Ada perjuangan, ada kesungguhan dalam menuntut ilmu, dan ada nilai-nilai kehidupan yang harus terus dijaga. Semoga film ini bisa menginspirasi anak-anak muda untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keteladanan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian seseorang, tetapi juga proses yang dijalani untuk membangun karakter dan memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitar.
Melalui kisah Buya Hamka, film ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk menghargai pendidikan, mengembangkan kemampuan, dan mempertahankan nilai-nilai positif dalam kehidupan.
Sementara itu, Donny Damara menilai film memiliki kemampuan untuk membawa penonton memahami perjalanan hidup seorang tokoh melalui pengalaman emosional yang disajikan di layar.
Menurutnya, kisah tokoh sejarah tidak hanya penting untuk mengenal pencapaian mereka, tetapi juga untuk memahami perjuangan dan pengalaman yang membentuk karakter mereka.
Baca juga : KEIND-LW MUI Gelar Charity Fun Run Restorasi Kampung Buya Hamka
“Film memiliki kemampuan untuk membawa penonton masuk ke dalam sebuah perjalanan kehidupan. Lewat kisah Buya Hamka, kita diajak memahami bahwa ada proses, perjuangan, dan pengalaman yang membentuk seseorang. Saya berharap film ini bisa membuat masyarakat semakin tertarik mengenal sejarah bangsa dan mengambil nilai-nilai positif dari perjalanan hidup tokoh yang kita ceritakan,” ungkap Donny.
Melalui pendekatan tersebut, film sejarah dapat menjadi sarana untuk mengenalkan tokoh bangsa kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan emosional.
Kisah Buya Hamka diharapkan tidak hanya menjadi pengingat masa lalu, tetapi juga memberikan pelajaran untuk menghadapi berbagai tantangan masa kini.
Kehadiran Erick Yusuf, Ustadz Dery Sulaiman, Ustadz Jojo, dan sejumlah tokoh agama lainnya dalam screening Hamka: Awal Mula (Vol. 3) turut menambah perhatian terhadap film yang mengangkat perjalanan hidup Buya Hamka tersebut.
Melalui kisah perjuangan, pencarian jati diri, hubungan keluarga, dan keteguhan memegang prinsip, film ini membawa pesan bahwa menjadi pribadi yang lebih baik membutuhkan proses, kesungguhan, dan kemauan untuk terus belajar.
Hamka: Awal Mula (Vol. 3) dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 19 November 2026.
Film ini diharapkan menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat mengenal sejarah bangsa dan mengambil inspirasi dari keteladanan Buya Hamka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya