Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wacana BGN Terapkan Sistem Prasmanan MBG Di Sekolah
Andhyka Muttaqin: Sistem Prasmanan Tak Menyelesaikan Masalah
Minggu, 11 Oktober 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat langkah Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inovasi distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di sekolah?
Program MBG memiliki tujuan penting, yaitu mendukung pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Namun, keberhasilan program ini tidak cukup diukur dari banyaknya makanan yang dibagikan atau besarnya anggaran yang dialokasikan.
Lalu, hal apa yang harus menjadi indikator keberhasilannya?
Persoalan keamanan pangan, kualitas makanan, ketepatan pelayanan, dan transparansi pengelolaan menjadi faktor penting yang menentukan apakah manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Yang Pasti Harganya Tak Lagi Rp 10 Ribu
Sistem prasmanan bertujuan meningkatkan kualitas MBG. Apa tanggapan Anda?
Ketika muncul berbagai keluhan mengenai pelaksanaan MBG, kepercayaan masyarakat menjadi hal yang perlu mendapat perhatian serius. Sebab, dalam kebijakan publik, tujuan yang baik tidak otomatis menghasilkan pelaksanaan yang baik.
Artinya, Pemerintah, dalam hal ini BGN, harus memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap program MBG?
Ya, kepercayaan tumbuh ketika masyarakat melihat bahwa pelayanan berjalan sesuai standar, masalah ditangani secara terbuka, dan Pemerintah bertanggung jawab atas setiap kekurangan. Dalam konteks tersebut, wacana penerapan sistem prasmanan menarik untuk dikaji. Sistem ini berpotensi memperbaiki pengalaman makan siswa, memberikan keleluasaan dalam mengambil makanan, dan mengurangi sisa makanan. Namun, apakah sistem ini bisa menyelesaikan masalah utamanya.
Baca juga : Saran Komisi IX DPR: Pilih Penentuan Nilai Lebih Tinggi
Apa maksud Anda?
Dari perspektif kebijakan publik, prasmanan bukanlah solusi utama.
Mengapa bukan solusi utama?
Sebab, prasmanan hanya salah satu alternatif yang harus diuji berdasarkan bukti dan kesiapan pelaksanaannya. Pemerintah perlu menegaskan bahwa pembenahan tata kelola, mulai dari standar keamanan pangan, pengawasan kualitas, transparansi anggaran, mekanisme pengaduan, hingga evaluasi yang terbuka, merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda. NNM
Baca juga : Budi Gunadi Ajak Investor Garap Pasar Kesehatan RI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 11 Oktober 2026 dengan judul "Wacana BGN Terapkan Sistem Prasmanan MBG Di Sekolah, Andhyka Muttaqin: Sistem Prasmanan Tak Menyelesaikan Masalah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya