Dark/Light Mode

Mahasiswa UP Dorong Daya Saing UMKM Desa Bantarjaya Melalui Program SEDAYA

Kamis, 23 Juli 2026 16:16 WIB
Kegiatan KKN Mahasiswa Fikom Universitas Pancasila (Foto: Dok. Mahasiswa KKN)
Kegiatan KKN Mahasiswa Fikom Universitas Pancasila (Foto: Dok. Mahasiswa KKN)

Mahasiswa Universitas Pancasila (UP) yang tergabung dalam Kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat bertajuk Sentra Daya Saing dan Pemberdayaan UMKM Desa (SEDAYA) di Desa Bantarjaya, Kecamatan Ranca Bungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program yang berlangsung pada 17–26 Juli 2026 ini berfokus pada penguatan komunikasi pemasaran dan digitalisasi konten kreatif guna meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program SEDAYA diselenggarakan sebagai respons atas hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa Desa Bantarjaya memiliki potensi ekonomi yang besar melalui berbagai produk UMKM, terutama yang dikelola oleh ibu rumah tangga. Meskipun menghasilkan beragam produk makanan, minuman, dan kerajinan, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam strategi komunikasi pemasaran, rendahnya literasi digital, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran produk masih terbatas sehingga berpengaruh terhadap daya saing usaha.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa mengimplementasikan berbagai kegiatan pemberdayaan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi Program SEDAYA kepada pemerintah desa dan masyarakat, observasi terhadap kondisi UMKM, workshop komunikasi pemasaran, serta pelatihan pemanfaatan media sosial dan pembuatan konten kreatif. Peserta juga memperoleh pendampingan mengenai strategi branding, penentuan target pasar, teknik penulisan caption promosi, hingga praktik pembuatan konten video menggunakan aplikasi CapCut.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dorong Generasi Sehat Lewat Program GARBATERA

Ketua Kelompok 14 KKN Universitas Pancasila, Afifah Azzahra, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produknya melalui pendekatan komunikasi yang efektif dan pemanfaatan teknologi digital.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa maupun masyarakat. Antusiasme peserta terlihat selama workshop dan sesi praktik, di mana para pelaku UMKM tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pemasaran digital, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik promosi yang lebih efektif untuk meningkatkan daya tarik produknya.

Foto: Dokumen Mahasiswa KKN

Baca juga : Wapres Ajak Mahasiswa Ke Ende Untuk Kawal Program MBG Dan Kopdes

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu komunikasi yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami dinamika sosial masyarakat melalui proses pendampingan yang berlangsung secara langsung.

Program KKN menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat. Dalam proses tersebut, mahasiswa dan warga saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan solusi yang bermanfaat bagi pengembangan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua RW 10 Desa Bantarjaya, Asep Sudeni. Ia menilai, kehadiran mahasiswa KKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Muhammadiyah Dorong Pembenahan Menyeluruh Program MBG

Melalui Program SEDAYA, mahasiswa KKN Universitas Pancasila menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menjadi strategi efektif dalam mendorong transformasi UMKM menuju ekosistem ekonomi digital yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang terus dikembangkan untuk memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi desa.

MUHAMAD ROSIT
MUHAMAD ROSIT
Dosen Universitas Pancasila

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.