Dark/Light Mode

Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Anak Belajar Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 24 Juli 2026 13:39 WIB
Jajaran PT Jasa Raharja berfoto bersama peserta usai kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Dok. Jasa Raharja
Jajaran PT Jasa Raharja berfoto bersama peserta usai kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Dok. Jasa Raharja

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasa Raharja (Persero) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 untuk memperkuat komitmennya membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program edukasi di lingkungan pendidikan sebagai langkah preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih banyak melibatkan pelajar dan usia produktif.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi keselamatan berlalu lintas terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan di jalan.

"Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, edukasi kepada pelajar dan mahasiswa akan terus kami perkuat sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas," kata Awaluddin, dalam keterangannya, Jumat (25/7/2026).

Baca juga : Hari Anak Nasional, KPK Tanamkan Integritas Lewat Edukasi Interaktif

Menurutnya, edukasi keselamatan harus diberikan secara berjenjang sesuai dengan fase pertumbuhan anak. Jasa Raharja pun terus mendampingi peserta didik mulai dari pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi dengan materi dan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing jenjang.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Jasa Raharja telah menyelenggarakan Safety Campaign di delapan taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang diikuti 198 peserta didik sebagai upaya menanamkan budaya keselamatan sejak dini. Selain itu, perusahaan juga menggelar kampanye keselamatan di 139 sekolah menengah dan perguruan tinggi yang melibatkan 13.095 pelajar dan mahasiswa.

Kelompok pelajar dan mahasiswa menjadi sasaran utama karena merupakan usia yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor sekaligus memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang relatif tinggi.

Baca juga : Hari Anak Nasional, MR.D.I.Y. Perluas Program STEM Kit Untuk 8.600 Anak

Selain memberikan edukasi kepada peserta didik, Jasa Raharja juga memperkuat peran tenaga pendidik melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Hingga Juli 2026, program tersebut telah melibatkan 80 guru di dua taman kanak-kanak dan sekolah dasar serta 29.974 guru dan dosen di 509 sekolah menengah dan perguruan tinggi.

"Guru dan dosen memiliki peran strategis. Melalui para pendidik, pesan keselamatan dapat terus ditanamkan kepada peserta didik secara berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya sehari-hari," kata Awaluddin.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Jasa Raharja mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga instansi terkait, untuk bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.