Dark/Light Mode

Jutaan Hektare Lahan Rusak di Kalimantan Ternyata Masih Bisa Dipulihkan

Selasa, 29 September 2026 18:46 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Jutaan hektare lahan di Kalimantan mengalami degradasi dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, kondisi lahan yang kehilangan vegetasi dan mengalami perubahan karakteristik tanah tersebut masih memiliki peluang untuk dipulihkan dan kembali produktif.

Kalimantan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang besar.

Di balik potensi tersebut, terdapat lahan-lahan yang menghadapi tantangan akibat perubahan kondisi tanah sehingga membutuhkan pendekatan khusus untuk dapat dikembangkan kembali.

Baca juga : Update Karhutla: Riau Nol Hotspot, Kalsel Dan Sumsel Belum Padam

Pengalaman Bumibaru di Tangkiling, Kalimantan Tengah, menunjukkan bahwa lahan dengan kondisi ekstrem masih dapat direstorasi.

Lahan tersebut memiliki kandungan pasir hingga 94 persen dengan tingkat keasaman tanah atau pH 4,40.

Setelah melalui proses restorasi, perubahan kondisi lahan mulai terlihat dalam beberapa bulan.

Dalam delapan bulan, pH tanah meningkat menjadi 6,01, tingkat survival tanaman mencapai 94 persen, dan produksi tercatat lebih dari 307 ribu kilogram.

Baca juga : PAD Kaltara Turun, PKS Minta Anggaran Beasiswa Dipertahankan

CEO Bumibaru, Ramavito Mountaino, mengatakan pemulihan lahan membutuhkan pemahaman terhadap karakteristik masing-masing lokasi serta kebutuhan tanaman yang sesuai.

“Kalimantan punya banyak lahan yang sebenarnya masih memiliki potensi untuk dikembangkan. Tantangannya adalah memahami kondisi masing-masing lahan dan menemukan cara yang tepat untuk memulihkannya. Ketika tanahnya sudah kembali mendukung pertumbuhan tanaman, lahan tersebut bisa kembali produktif,” ujar Ramavito.

Menurut Ramavito, pengalaman di Tangkiling menunjukkan bahwa pemulihan lahan dapat dilakukan melalui proses yang terukur.

Perubahan kondisi tanah dan tanaman dapat dipantau untuk mengetahui metode yang berhasil maupun aspek yang masih perlu disesuaikan.

Baca juga : PHKT Kenalkan Praktik Keselamatan Hulu Migas kepada 52 Mahasiswa ITK

Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu acuan Bumibaru dalam mengembangkan pendekatan restorasi di lokasi lain yang memiliki karakteristik lahan serupa.

Dengan pendekatan tersebut, lahan yang sebelumnya belum produktif memiliki peluang untuk kembali dimanfaatkan dan dikembangkan.

Bagi Bumibaru, potensi Kalimantan tidak hanya terletak pada sumber daya alam yang telah dikenal, tetapi juga pada lahan-lahan yang masih dapat dipulihkan dan diaktifkan kembali.

Informasi lebih lanjut mengenai jasa restorasi dan pengembangan lahan Bumibaru dapat diakses melalui situs Bumibaru dan LinkedIn Bumibaru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.