Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Undana Dorong Ekonomi Perempuan Melalui Olahan Daging Berbasis Kacang
Selasa, 6 Oktober 2026 17:02 WIB
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Nusa Cendana (Undana) melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penerapan teknologi pengolahan hasil ternak berbasis komoditas lokal. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya perempuan dalam keluarga peternak, dalam menghasilkan pangan bergizi sekaligus membuka peluang usaha rumah tangga.
Tim pelaksana terdiri saya, Dewi Elfrida Sihombing, sebagai ketua, dengan anggota Gemini E. M. Malelak, Heri Armadianto, I Kadek Yoga Kertiyasa, Fransiskus Yulius Dhewa Kadju, dan Bastari Sabtu.
Kegiatan PKM ditujukan untuk memanfaatkan potensi kacang lokal yang tersedia di Desa Ekateta sebagai bahan tambahan dalam produk olahan daging ayam. Kacang lokal yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan secara sederhana dikembangkan menjadi bahan fortifikasi pada nugget dan sosis sehingga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, memperkaya kandungan gizi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku daging.
Baca juga : Petani Milenial Oesusu Kembangkan Hilirisasi Cacing untuk Pakan dan Vermikompos
Dalam kegiatan pengabdian ini, keluarga peternak sebagai mitra mendapat pelatihan langsung pembuatan nugget dan bakso berbasis daging ayam dan kacang lokal. Mitra terlibat mulai dari penyiapan bahan, penggilingan daging, pencampuran adonan, pemberian bumbu, pencetakan, pemasakan, hingga pengemasan produk.
Sebelumnya, kacang nasi varian warna merah digiling menjadi tepung lalu diayak sehingga memiliki tekstur dan ukuran yang mirip dengan tepung komersil. Tim pengabdian juga memberikan hibah teknologi tepat guna berupa mesin penggiling daging. Introduksi mesin penggiling daging multiguna diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi olahan daging ayam.
Pemanfaatan kacang lokal dalam produk olahan hasil ternak diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Baca juga : Didapuk Pimpin PDRI, Desie Dorong Perempuan Jangan Cuma Jadi Penonton
Komoditas lokal yang tersedia di desa perlu didorong agar memiliki nilai tambah. Melalui pengolahan menjadi nugget dan bakso, masyarakat tidak hanya memperoleh alternatif pangan bergizi, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha rumah tangga yang dapat menambah pendapatan keluarga.
Aspek pemasaran turut menjadi bagian dari kegiatan. Mitra mendapat pendampingan mengenai pengemasan, pelabelan, foto produk, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan produk olahan menjadi usaha frozen food yang berkelanjutan.
Melalui dukungan DIPA Universitas Nusa Cendana, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan potensi lokal serta kebutuhan masyarakat. Ke depan, pengembangan produk olahan berbasis hasil ternak dan kacang lokal diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Ekateta.
Dewi Elfrida
Ketua Tim PkM/Dosen Prodi Peternakan Universitas Nusa Cendana
Ketua Tim PkM/Dosen Prodi Peternakan Universitas Nusa Cendana
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya