Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, ReJO Harap Polri Makin Humanis
- Suyudi Ario Seto Kapolri, Sugiono PMK, Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah
- Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
- Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa
Didapuk Pimpin PDRI, Desie Dorong Perempuan Jangan Cuma Jadi Penonton
Kamis, 1 Oktober 2026 21:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) DKI Jakarta tak mau kaum hawa cuma jadi penonton dalam panggung politik. Menjelang agenda politik 2029, perempuan didorong makin berani tampil, menunjukkan kapasitas, dan ikut menentukan arah kebijakan.
Ketua PDRI DKI Jakarta Desie Christiyana Sari mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam proses pengambilan keputusan. Menurut dia, perempuan memiliki perspektif yang memadukan logika dan empati.
"Perempuan-perempuan di Jakarta saat ini memiliki kapasitas untuk berperan di dunia politik. Apalagi peran wanita akan sangat dibutuhkan di masa depan," ujar Desie, saat audiensi dengan PDRI Jakarta Utara, Kamis (1/10/2026).
Anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta itu berharap kader dan anggota PDRI dapat ikut membawa nama Partai Demokrat menghadapi agenda politik 2029. Menurut Desie, banyak perempuan di Jakarta yang sudah aktif menjalankan program dan kegiatan sosial.
Kiprah tersebut dinilai bisa menjadi modal untuk memperkuat peran mereka di dunia politik.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Mandiri Lewat Program CSR
"Mereka sudah mempunyai program masing-masing dan sudah banyak melakukan aksi sosial di tengah masyarakat. Dengan modal kepedulian dan program kerja yang nyata dari mereka, tentu PDRI DKI akan merasa terbantu dalam hal program kerja yang berkaitan dengan kegiatan sosial," bebernya.
Dia mengatakan, PDRI sebagai organisasi perempuan Partai Demokrat juga memiliki perhatian terhadap peningkatan keterwakilan perempuan dalam politik, termasuk target keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen.
"Apalagi kita hanya satu orsap perempuan dari Demokrat, yaitu PDRI. Tentunya, PDRI akan selalu fokus terhadap persoalan perempuan, khususnya di Jakarta," tuturnya.
Perempuan Jangan Minder
Desie menegaskan, tantangan perempuan ketika masuk ke gelanggang politik tidak ringan. Karena itu, PDRI DKI berkomitmen memperkuat perempuan yang ingin maju dan berkompetisi.
Baca juga : PNM-Kementerian UMKM Luncurkan Laksmi, Dorong Perempuan Naik Kelas
"Sebagai ketua PDRI DKI, mau tidak mau kita harus menguatkan, bukan melemahkan. Kita harus menguatkan perempuan-perempuan yang mau maju dalam persaingan di dunia politik," tegasnya.
Dia meminta perempuan tidak gentar menghadapi dinamika politik. Prestasi dan kapasitas harus menjadi modal untuk memperbesar ruang perempuan di ranah publik.
Menurut Desie, suara perempuan harus semakin terdengar dalam ruang publik dan politik. Dia juga menekankan pentingnya kesetaraan gender, dengan tetap menghormati pembagian peran dalam kehidupan keluarga.
"Kita perempuan tidak boleh kalah dengan laki-laki dalam hal prestasi dan karir," ujarnya.
Desie menyebut keberadaan PDRI sejak 2007 menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan kiprah politik sekaligus menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Baca juga : Kasus Penendangan, Nurul Arifin Soroti Perlindungan Perempuan di Ruang Publik
Sebagai Ketua PDRI DKI Jakarta, dia mengaku akan terus memperkuat perempuan yang ingin terjun ke politik. Targetnya tak berhenti pada pemenuhan angka minimal keterwakilan perempuan. Desie berharap jumlah perempuan dalam politik terus meningkat hingga lebih seimbang dengan laki-laki.
"Alhamdulillah di Fraksi Demokrat DPRD DKI, saat ini sudah mencapai 30 persen keterwakilan perempuan. Semoga pada Pileg 2029, keterwakilan perempuan setidaknya sebanding dengan laki-laki, yakni 50-50," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya