Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Foundation Buka Daycare Inklusif di Simprug, Dukung Pekerja
- Wamenkop: Kreativitas Jadi Pondasi, Tulang Punggung Koperasi
- Hendri Satrio: Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih
- Kilang Balikpapan Sudah 99 Persen, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman
- Menhut: Presiden Prabowo Salurkan Banpres Rp 240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
RM.id Rakyat Merdeka - Rupiah pagi ini dibuka stagnan pada level Rp 15.700 per dolar AS.
Sementara, mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Tercatat won Korea Selatan naik 0,12 persen, yuan China naik 0,09 persen, yen Jepang naik 0,06 persen, baht Thailand naik 0,18 persen, dan dolar Singapura naik 0,02 persen. Sedangkan peso Filipina melemah 0,20 persen, ringgit Malaysia melemah 0,02 persen, dan dolar Hong Kong stagnan.
Baca juga : Naik Rp 9.000, Harga Emas Pagi Ini Rp 1.072.000 Per Gram
Mata uang negara maju juga terpantau bervariasi. Poundsterling Inggris melemah 0,02 persen, euro Eropa naik 0,01 persen, dolar Kanada naik 0,01 persen, dan dolar Australia naik 0,3 persen.
Analis Pasar Uang, Lukman Leong mengatakan, rupiah cenderung datar dengan potensi menguat terbatas menjelang data inflasi AS. Investor wait and see menantikan data inflasi AS malam ini.
Baca juga : Naik Seribu, Harga Emas Pagi Ini Rp 1.063.000 Per Gram
Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp15.650 per dolar AS-Rp15.750 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya