Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ungkap Pencurian Avtur, Lantamal 1 Belawan Dapat Apresiasi Dari Pertamina
Selasa, 18 Februari 2025 19:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina memberikan apresiasi kepada Tim Fleet One Quick Response (F1QR) TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan yang berhasil mengungkap pencurian bahan bakar avtur melalui pipa bawah laut.
Pemberian apresiasi tersebut dilakukan di Executive Lounge, Grha Pertamina pada Senin (17/2/2025).
Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menyampaikan ungkapan terima kasih kepada tim Tim F1QR TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan yang bertugas karena telah menyelamatkan aset atau uang negara. “Memang ini tidaklah mudah namun jika ada kemauan pasti bisa, keberhasilan ini merupakan prestasi yang luar biasa,” ungkapnya.
Baca juga : Gelar Pelantikan Akbar, Raja-raja Nusantara Bersinergi Dukung Asta Cita Prabowo
Selain itu, Iriawan menegaskan, agar kasus tersebut harus dimonitor keberlanjutnya, sampai dimana distribusinya, siapa yang menjalankan oknum-oknumnya harus dicari.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri juga menyampaikan, akan mengaktifkan kembali taskforce khusus dalam menangani pencurian minyak ataupun hal-hal yang mengganggu kegiatan bisnis Pertamina.
"Kami menegaskan akan mendorong lagi taskforce khusus untuk pencegahan terhadap praktek-praktek ilegal tersebut," ujar Simon.
Baca juga : Tindak Pencurian Avtur, Pertamina Apresiasi TNI AL Lantamal I Belawan
Pertamina, menurut Simon, merupakan salah satu aset nasional yang sangat strategis. Untuk itu, obyek vital nasional perlu dijaga keamanannya.
"Karena apabila terjadi praktek-praktek ilegal yang merugikan, tidak hanya merugikan Pertamina tetapi merugikan bangsa dan negara. Tentunya membawa dampak yang kurang baik bagi masyarakat," jelas Simon.
Pertamina berkomitmen akan terus meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keandalan dan keamanan sarana dan prasarananya sebagai upaya menjaga ketahanan energi bagi masyarakat dan mewujudkan kemandirian energi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya