Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital PAI untuk Siswa PAUD hingga Mahasiswa
- Investasi 6 Perusahaan TPT Berpotensi Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
- Bos Toyota: Solusi Atasi Krisis Iklim Bisa Dari Lingkungan Sekitar
- Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi
- Umuh Muchtar Optimistis Maung Bandung Makin Kuat
Gelar AI Week, Prudential Latih Karyawan Tingkatkan Keterampilan Digital
Kamis, 6 Agustus 2026 20:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Seiring semakin besarnya peran Artificial Intelligence (AI) dalam mentransformasi cara perusahaan beroperasi, berinovasi, dan melayani pelanggan, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus memperkuat komitmen dalam membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan melalui pengembangan keterampilan AI karyawan.
Menurut Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, sekitar 86 persen perusahaan diperkirakan akan mengalami transformasi akibat perkembangan AI dan teknologi hingga tahun 2030. Kemampuan memanfaatkan AI pun menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing bisnis di masa depan.
Melalui rangkaian program AI Week yang berlangsung dari Juli hingga September 2026, Prudential Indonesia menghadirkan berbagai sesi pembelajaran, diskusi inspiratif, dan kegiatan kolaboratif yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan AI karyawan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan nilai tambah bagi bisnis dan nasabah.
Prudential Indonesia meyakini, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Karena itu, perusahaan terus membuka kesempatan bagi karyawan untuk mempelajari teknologi AI, mengeksplorasi penerapannya dalam dunia kerja, serta mengembangkan solusi yang dapat meningkatkan produktivitas dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah.
Baca juga : Film Akal Imitasi Tegaskan Peran Guru Tak Tergantikan oleh AI
Chief Digital and Technology Officer Prudential Indonesia Pradeep Grewal, mengatakan, pihaknya percaya bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu manusia bekerja lebih efektif dan menciptakan solusi yang lebih baik bagi masyarakat. Namun, teknologi hanyalah instrumen pendukung, yang terpenting adalah bagaimana manusia menggunakannya secara bijak untuk memberikan dampak positif.
“Melalui AI Week, kami ingin membangun budaya pembelajaran dan inovasi yang memungkinkan setiap karyawan menjadi bagian dari transformasi tersebut,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (6/8/2026).
Sebagai bagian dari AI Week, Prudential Indonesia menghadirkan berbagai sesi pembelajaran bersama pakar teknologi, akademisi, dan praktisi industri untuk membantu karyawan memahami perkembangan AI, tren masa depan dunia kerja, serta penerapannya dalam berbagai fungsi bisnis. Program ini juga menjadi wadah berbagi praktik terbaik pemanfaatan AI yang dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas operasional, dan kualitas pengambilan Keputusan.
Tidak hanya itu, perusahaan juga menyelenggarakan Mini Hackathon yang melibatkan 25 karyawan lintas fungsi untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI dalam menjawab tantangan bisnis dan mengembangkan solusi inovatif yang berpotensi meningkatkan pengalaman nasabah.
Baca juga : D-STAR 2026 Darya-Varia Perkuat AI Lewat Ekosistem Riset
Pada kesempatan Conversational AI & Customer Experience (CACE) Summit yang diselenggarakan pada 15 Juli 2026, Chief Marketing & Customer Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen turut memaparkan pentingnya menyeimbangkan otomatisasi, kepercayaan, dan pengalaman pelanggan di era digital melalui sesi The Human Side of AI: Balancing Automation, Trust, and Customer Experience in a Digital-First World. Sejalan dengan ambisi Prudential untuk menjadi perusahaan asuransi berbasis AI yang tetap berpusat pada manusia, perusahaan memandang AI sebagai teknologi yang memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya.
Pemaparan tersebut menjelaskan tentang pengembangan kapabilitas AI juga berangkat dari keyakinan kami di Prudential bahwa transformasi yang efektif perlu menyeimbangkan otomatisasi dengan kepercayaan dan sentuhan manusia. AI dapat membantu menyederhanakan proses, mempercepat analisis, dan menghadirkan layanan yang lebih relevan, sementara empati, pertimbangan kontekstual, serta tanggung jawab tetap berada di tangan manusia.
Karena itu, Prudential menempatkan AI sebagai enabler yang memperkuat kemampuan karyawan agar dapat bekerja lebih produktif sekaligus membangun pengalaman nasabah yang semakin bermakna. “Di Prudential, kami melihat AI bukan sebagai pengganti manusia, melainkan sebagai mitra yang membantu karyawan bekerja lebih efektif, lebih kreatif, dan lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting bagi nasabah,” ucap Pradeep.
“Dengan membekali karyawan dengan keterampilan AI, kami tidak hanya mempersiapkan mereka menghadapi masa depan dunia kerja, tetapi juga memastikan kami dapat terus menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi jutaan nasabah yang mempercayakan perlindungannya kepada Prudential," tambah Pradeep.
Baca juga : Wamen Iren: RI Jangan Cuma Jadi Pengguna AI
Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk membantu masyarakat mendapatkan yang terbaik dalam hidup, Prudential Indonesia akan terus berinvestasi dalam pengembangan talenta dan teknologi untuk menghadirkan inovasi yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus memperkuat pengalaman nasabah di era digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya