Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Ubah Potensi Desa Jadi Wisata, 2 Penggerak Desa Astra Raih Satyalencana
Jumat, 21 Agustus 2026 12:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Potensi lokal yang dikelola secara konsisten mampu mengubah wajah desa sekaligus membuka sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Kiprah tersebut mengantarkan dua penggerak Desa Sejahtera Astra meraih Tanda Kehormatan Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI.
Keduanya adalah Zainul Arifin dari Desa Sejahtera Astra Ketapanrame, Mojokerto, Jawa Timur, dan Nur Ahmadi dari Desa Sejahtera Astra Wukirsari, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
Satyalencana Kepariwisataan merupakan tanda kehormatan dari Presiden kepada individu yang dinilai berjasa dalam bidang pariwisata.
Baca juga : Toyota Raup 6.175 SPK Di GIIAS, Kendaraan Elektrifikasi Dominan
Kontribusi Zainul dan Nur dinilai turut mendorong pengembangan desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, kedua penggerak tersebut telah mendapatkan pendampingan dari Astra sejak 2023.
“Astra mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh kedua penggerak Desa Sejahtera Astra yang telah mendapatkan pendampingan dari Astra sejak tahun 2023 dan berkontribusi memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis komunitas,” ujar Boy.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi capaian bagi kedua penerima, tetapi juga bagi masyarakat desa yang terus berinovasi mengembangkan potensi daerahnya.
“Penghargaan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat desa yang tak lelah berinovasi dan semoga dapat menularkan inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia,” katanya.
Baca juga : 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Zainul mengembangkan tanah kas Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto, menjadi destinasi wisata Taman Ghanjaran dan Sumber Gempong.
Pengembangan destinasi tersebut melibatkan berbagai pihak dengan memanfaatkan investasi masyarakat yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).
Kehadiran destinasi wisata tersebut turut menggerakkan perekonomian warga sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Sementara itu, Nur mengembangkan potensi wisata Desa Wukirsari, Bantul, DIY, dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan dan budaya setempat.
Salah satu potensi yang dikembangkan adalah Batik Tulis Giriloyo. Produk berbasis budaya lokal tersebut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan Desa Wukirsari hingga ke tingkat internasional.
Baca juga : Astra Daihatsu Dan Hotel Accor Buka Jalan Lulusan SMK Ke Dunia Kerja
Desa Wukirsari kemudian meraih penghargaan The Best Tourism Village 2024 dari United Nations Tourism.
Kiprah Zainul dan Nur menjadi bagian dari program Desa Sejahtera Astra yang mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Program tersebut kini telah menjangkau 1.533 desa di 35 provinsi.
Astra mencatat kontribusi sosial programnya telah menjangkau lebih dari 16 juta orang, termasuk 6,9 juta tenaga kerja beserta keluarga dan 3 juta penerima manfaat program Desa Sejahtera Astra.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya