Dark/Light Mode

Tatalogam Lestari Hadirkan Domus Fastrack di Danantara Housing Expo 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 14:34 WIB
Tata Logam Group menghadirkan Domus Fastrack di Danantara Housing Expo 2026. (Foto: Dok. Tata Logam Group)
Tata Logam Group menghadirkan Domus Fastrack di Danantara Housing Expo 2026. (Foto: Dok. Tata Logam Group)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam membantu percepatan pemenuhan target 3 juta rumah yang digagas pemerintah, PT Tatalogam Lestari (Tatalogam Group) meluncurkan Domus Fastrack di Danantara Housing Expo 2026.

Melalui pameran properti yang digelar Danantara Indonesia mulai 27-30 Agustus 2026 di NICE PIK 2 itu, Tatalogam Lestari kembali mengenalkan cara paling cepat dan efisien untuk membangun rumah atau gedung yang aman dan nyaman untuk dihuni hanya dalam hitungan hari.

Business Development Manager Tatalogam Lestari Christi Pramudianti Wihardjono menerangkan, Domus Fastrack adalah inovasi sistem konstruksi bangunan modern berbasis baja ringan atau Light Gauge Steel Frame (LGSF) dari Tatalogam Group.

Sistem ini dirancang agar proses pembangunan rumah atau gedung menjadi jauh lebih cepat, presisi, dan efisien.

Baca juga : Kolaborasi Ekosistem BUMN Dukung Program 3 Juta Rumah

Hal ini dibuktikan Tatalogam Lestari ketika men-support pembangunan konstruksi dengan sistem Domus Fastrack untuk 6 show unit rumah dan apartemen di Danantara Housing Expo kali ini.

Dari mulai masuk desain hingga berdiri, pembangunan konstruksi ke 6 show unit ini hanya membutuhkan waktu 12 hari.

"Rangkaian pembangunan itu sendiri dimulai dari desain arsitektur yang kemudian dilanjutkan dengan proses modeling secara struktur. Kemudian dilakukan proses analisa struktur untuk memastikan bahwa struktur itu aman dan layak," ujar Christi dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Setelah semuanya dinilai aman dan layak, baru masuk ke tahap berikutnya yaitu proses produksi yang dilakukan di pabrik mereka di kawasan Cikarang, Bekasi.

Baca juga : Tawarkan DP 1 Persen Cicilan Mulai Rp 1 Juta

“Proses produksi itu hasil analisa struktur. Dan itu dalam satu rangkaian kita menggunakan satu sistem Cad (Computer-Aided Design) to Cam (Computer-Aided Manufacturing) sehingga hasil produksinya lebih presisi dan bisa langsung diinstalasikan di lokasi konstruksi, tanpa ada material berlebih,” ujar Christi.

Christi menambahkan, salah satu penyebab adanya backlog perumahan adalah proses konstruksi yang cukup panjang.

Christi menambahkan, dengan sistem Domus Fastrack, proses konstruksi lebih cepat karena materialnya diproduksi sesuai dengan kebutuhan di pabrik.

"Proses pengiriman juga jadi lebih murah karena material yang kami gunakan lebih ringan. Nah dengan begitu banyak sudah banyak pengeluaran yang bisa dipangkas sehingga nantinya tak hanya pembangunan jadi lebih cepat, harga rumah bisa jadi lebih terjangkau untuk semua kalangan,” tutur Christi.

Baca juga : BSI Griya Hadirkan Promo Special Price di Housing Expo 2026

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani mengatakan, salah satu tujuan digelarnya Danantara Housing Expo 2026 adalah untuk mendukung percepatan pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Pameran kali ini telah dihadirkan 12 pengembang (developer) yang terlibat dengan dengan total hunian yang ditawarkan sebanyak 16.559 unit dari 98 proyek.

"(Hunian itu) terdiri dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 6.611 unit dan non-MBR 9.948 unit," ujar Rosan dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026, Kamis (27/8/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.