Dark/Light Mode

PAG Perkuat Terminal Arun Jadi Pusat GUCD Kapal LNG Di Asia

Senin, 28 September 2026 13:13 WIB
Foto: PAG
Foto: PAG

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas Pertamina dan anak perusahaan PT Pertamina Gas (Pertagas), memperkuat posisi Terminal LNG Arun, Lhokseumawe, Aceh, sebagai pusat layanan Gassing Up and Cooling Down (GUCD) bagi kapal LNG internasional dan domestik.

President Director PAG Yan Syukharial mengatakan, pengembangan layanan GUCD merupakan bagian dari upaya perusahaan mengoptimalkan aset Terminal Arun sekaligus memperkuat posisi PAG sebagai penyedia layanan energi terintegrasi.

“Layanan GUCD menjadi salah satu bentuk optimalisasi infrastruktur LNG Terminal Arun sekaligus wujud komitmen PAG dalam memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada para pengguna jasa,” ujar Yan dalam keterangannya di Lhokseumawe, Senin (28/9/2026).

GUCD merupakan rangkaian pengoperasian untuk memastikan tangki kapal LNG berada dalam kondisi ideal dan aman sebelum dilakukan pemuatan LNG. Prosedur tersebut diperlukan untuk menjaga ketahanan struktur tangki kapal, mencegah potensi bahaya akibat perubahan suhu secara drastis, serta menjaga kualitas muatan LNG selama pengiriman.

Baca juga : Perta Arun Gas Bawa RI Jadi Pasar Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia

PAG mulai melayani bisnis GUCD pada 2023 dengan menerima pelanggan pertama dari BP Singapore dengan volume sekitar 4.900 meter kubik dan aktual molekul sebesar 115.060 MMBTU.

Seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan, hingga 2026 PAG telah melayani lebih dari 38 kapal yang berasal dari lebih dari 15 perusahaan dunia. Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah sejalan dengan pengembangan bisnis GUCD di Terminal Arun.

Khusus sepanjang 2026, PAG telah menerima 18 kapal kargo dengan total volume LNG sekitar 70.000 meter kubik dan aktual molekul sekitar 1,6 juta MMBTU.

Yan mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan peluang bisnis GUCD yang semakin terbuka, sekaligus menjadi momentum bagi PAG untuk meningkatkan utilisasi aset, kompetensi sumber daya manusia, dan keandalan fasilitas.

Baca juga : Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi

“Ke depan, kami melihat peluang bisnis GUCD mempunyai potensi yang sangat besar. Sebelumnya, hanya Singapura yang menjadi pemain utama bisnis GUCD di Asia, namun saat ini Terminal PAG telah menjadi pusat baru bagi kapal LNG di Asia,” katanya.

Menurut dia, pengembangan layanan GUCD juga sejalan dengan strategi PAG memperluas portofolio kerja sama dengan pelaku industri LNG global dan mitra internasional.

Dalam operasionalnya, PAG mengedepankan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE), keandalan fasilitas, operational excellence, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Dengan dukungan fasilitas terminal, storage, jetty, dan infrastruktur LNG yang terintegrasi, PAG juga terus mengembangkan berbagai layanan untuk mendukung rantai pasok LNG, antara lain penerimaan, penyimpanan, regasifikasi, unloading & reloading, serta layanan lainnya.

Baca juga : Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, PGN Target Operasi Akhir 2025

Pengembangan layanan tersebut sekaligus memperkuat peran Terminal Arun dalam mendukung pengembangan LNG Hub di kawasan Asia serta kebutuhan LNG nasional dan pasar internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.