Dark/Light Mode

Syarikat Islam Launching Logo Kongres ke 42 Dorong Penguatan Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 21:02 WIB
Menkop Ferry Juliantono (kiri) saat Launching Logo Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42, sekaligus Seminar dan Diskusi Publik Jakarta Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (30/9/2026). (Foto; Dok. Kemenkop)
Menkop Ferry Juliantono (kiri) saat Launching Logo Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42, sekaligus Seminar dan Diskusi Publik Jakarta Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (30/9/2026). (Foto; Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Syarikat Islam (SI) Ferry Juliantono menegaskan, keberadaan koperasi merupakan bagian dari dakwah ekonomi, sejalan dengan arah Syarikat Islam (SI) membangun kekuatan ekonomi sosial di masyarakat berbasis koperasi.

“Koperasi memiliki kedekatan nilai yang kuat dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan umat,” kata Ferry dalam acara Launching Logo Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42, sekaligus Seminar dan Diskusi Publik Jakarta Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Turut hadir Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Ketua Dewan Syarikat Islam Ahmad Farial, Wakil Presiden Syarikat Islam Syamsudin Haesyi dan Abdul Wahab Sunet, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Pembina Perisai DKI Basri Baco, Ketua Serumpun Muhammad Nur Ohoitenan, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin, Direktur Utama JAKPRO Iwan Tahkim.

Ferry menyampaikan apresiasi kepada Syarikat Islam atas terselenggaranya Launching Logo Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 sekaligus Seminar dan Diskusi Publik Jakarta Berkelanjutan.

Baca juga : Wamenkop Tegaskan KDKMP Wujud Penguatan Ekonomi Desa Sesuai Amanat UUD 1945

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi Pemerintah, masyarakat, komunitas, dan koperasi dalam menjaga lingkungan dan ketahanan air, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan melalui semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi.

“Kongres 42 SI nanti, menjadi momentum mengembalikan kebesaran dan kejayaan SI dengan cita-cita dari para pendiri dan tokoh SI yang ada dan akan menyongsong ke depan bersama-sama dengan umat Islam untuk membangun kekuatan ekonomi syariah,” kata Ferry.

Ferry mengatakan, H.O.S. Tjokroaminoto seorang tokoh penting SI sejak dulu menggelorakan tentang politik dakwah dan ekonomi, guru dari semua tokoh-tokoh politik menjadikan contoh bagi pengurusan SI saat ini.

Memandang ekonomi Islam sebagai sarana pembebasan umat dari penindasan kapitalisme kolonial melalui konsep Sosialisme Islam dan penguatan kemandirian ekonomi rakyat Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam hal ini, bersama SI dengan umat akan membangun kekuatan ekonomi syariah.

Baca juga : Harlah ke-28, PKB Tegaskan Komitmen Dukung Pemerintah

“Kita akan bangun kekuatan koperasi. Bangun kekuatan zakat dakwah,” ucapnya.

Ferry menekankan, koperasi saat ini sejalan dengan arah dakwah ekonomi SI. Di mana dalam penguatan bangsa bersandar pada empat pilar yakni, pengembangan ekonomi syariah, pengembangan koperasi, pengelolaan zakat dan wakaf, hingga pelestarian lingkungan dan ekologi.

“Kebangkitan koperasi adalah amanah yang mengalir dari sejarah bangsa. Presiden Prabowo Subianto sendiri berasal dari keluarga yang sejak awal memperjuangkan pengembangan koperasi,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden SI Hamdan Zoelva menegaskan, Kongres Nasional Majelis Tahkim SI ke-42 dengan tema dakwah ekonomi yang diusung kini dinilai selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, membangun ekonomi yang terdesentralisasi, inklusif, dan berpusat di tingkat desa maupun kelurahan.

Baca juga : ASDP Perkuat UMKM Wisata Kuliner RTH Ketapang Dukung Ekonomi Lokal Berkelanjutan

Rakyat tidak hanya menjadi penikmat hasil pembangunan, melainkan pelaku utama pembangunan itu sendiri.

“Gerakan dari bawah dan dukungan dari atas harus berjalan beriringan. Negara dan masyarakat bergerak bersama, tidak bisa hanya satu pihak," kata Hamdan.

Hamdan mengatakan, dalam tiga kongres terakhir secara berturut-turut ke-40, ke-41, dan kini ke-42, SI tetap konsisten memperkuat arah dakwah ekonomi, membangun sistem yang inklusif, meruntuhkan eksklusivitas ekonomi, serta memastikan kemakmuran dinikmati secara merata.

“Semoga Kongres ke-42 nanti membawa dampak besar bagi umat, bangsa, dan negara. Sebagaimana kongres-kongres terdahulu yang meletakkan fondasi kemerdekaan dan kemajuan bersama," pungkas Hamdan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.