Dark/Light Mode

Skor Literasi Pelajar Masih Rendah, SiDU Perkuat Gerakan Ayo Menulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 00:54 WIB
Foto: Sidu
Foto: Sidu

RM.id  Rakyat Merdeka - SiDU memperkuat Gerakan Ayo Menulis melalui pendekatan berbasis riset dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan kemampuan literasi pelajar Indonesia.

Head of Marketing Domestic Stationery APP Group Arif Darmawan mengatakan, penguatan literasi tidak cukup hanya dilakukan dengan meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga perlu mendorong siswa mengolah informasi, menyusun pemikiran, dan mengomunikasikan gagasan secara terstruktur.

“Menulis bukan sekadar kegiatan di ruang kelas. Melalui menulis, anak belajar mengolah informasi, menyusun pemikiran, sekaligus menyampaikan gagasan dengan lebih terstruktur dan percaya diri,” ujar Arif dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Ia mengatakan, SiDU ingin turut mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas literasi dan pendidikan generasi muda melalui Gerakan Ayo Menulis.

Menurut dia, penguatan literasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, komunitas pendidikan, dan sektor swasta, yang juga perlu didukung pendekatan berbasis riset.

Baca juga : Tak Hanya Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen Edukasi Warga Cegah Penipuan

Komitmen tersebut kembali diperkuat dalam CIA Festival 2026 yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Jakarta. Dalam kegiatan itu, SiDU bersama majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) menghadirkan sejumlah kegiatan literasi, seperti Workshop Menulis Opini bersama Clara Ng dan sosialisasi Modul Menulis Opini bagi guru.

Selain itu, SiDU melakukan simbolisasi donasi 20.000 buku tulis kepada perwakilan Badan Penghubung Pemerintah daerah tertinggal sebagai bagian dari upaya memperluas akses sarana belajar bagi pelajar.

Sebelumnya, SiDU telah mendistribusikan 80.000 buku tulis bagi pelajar di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Sumatera Utara.

Arif mengatakan, pengembangan Gerakan Ayo Menulis juga dilakukan melalui riset kolaboratif Fakultas Pendidikan dan Bahasa Unika Atma Jaya, SiDU, dan CIA mengenai pengaruh aktivitas menulis di atas kertas terhadap kemampuan literasi siswa sekolah dasar.

Riset yang dilakukan pada 2024 tersebut melibatkan 2.293 siswa kelas 4 dan 5 dari 106 sekolah dasar di Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga : BSI Dukung OJK Kejar Capaian Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Hasil riset menunjukkan 81 persen peserta mengalami peningkatan kemampuan literasi setelah mengikuti aktivitas menulis menggunakan modul Ayo Menulis bersama SiDU.

Peningkatan tersebut terutama terlihat pada aspek pemahaman bacaan, struktur tulisan, dan kemampuan berpikir kritis.

Temuan itu menjadi salah satu pijakan SiDU dalam mengembangkan pendekatan literasi yang menghubungkan kebiasaan menulis dengan tangan dengan penguatan metode pembelajaran di sekolah.

Gerakan Ayo Menulis telah dijalankan SiDU sejak 2017 dan hingga 2025 telah menjangkau lebih dari 1.600 sekolah, melibatkan lebih dari 127.000 siswa, 3.300 guru, dan 12.200 orang tua.

Program tersebut dikembangkan melalui aktivitas literasi di sekolah, pengembangan modul pembelajaran dan Akademi Ayo Menulis bagi guru, riset pendidikan, serta kegiatan dan kompetisi yang memberikan ruang bagi siswa menuangkan ide melalui tulisan.

Baca juga : Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Catat Pertumbuhan Bisnis 22,6 Persen

Pendiri Majalah CIA Stefanie Augustin mengatakan keberlanjutan pendidikan anak membutuhkan dukungan yang tidak berhenti setelah situasi darurat berakhir.

“Ketika anak-anak terdampak bencana kehilangan akses belajarnya, memastikan mereka tetap memiliki sarana untuk membaca dan menulis adalah salah satu bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap keberlanjutan pendidikan mereka,” ujarnya.

Gerakan tersebut selanjutnya akan diperluas melalui Lomba Menulis Opini SiDU 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 hingga Januari 2027.

Kompetisi itu diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan mengolah informasi, membangun argumentasi, dan menyampaikan gagasan melalui tulisan.

SiDU merupakan merek buku tulis dari APP Group yang telah hadir di Indonesia selama lebih dari empat dekade. Melalui produk dan berbagai inisiatif pendidikan, termasuk Gerakan Ayo Menulis, SiDU mendorong kebiasaan menulis dengan tangan, memperkuat peran guru, serta membuka ruang bagi siswa mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.