Dark/Light Mode

BMHS Bawa MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta, Perkuat Layanan Pencitraan Diagnostik

Kamis, 8 Oktober 2026 17:33 WIB
Foto: BMHS.
Foto: BMHS.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebutuhan penanganan kasus medis yang semakin kompleks mendorong rumah sakit memperkuat kemampuan pencitraan diagnostik.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bundamedik Tbk (BMHS/RS Bunda Group) melalui RS Bunda Jakarta menghadirkan teknologi Magnetic Resonance Imaging 3 Tesla (MRI 3T) melalui kolaborasi dengan Philips.

Kehadiran MRI 3 Tesla menjadi bagian dari upaya BMHS memperkuat ekosistem layanan kesehatan berbasis kebutuhan pasien.

Teknologi ini diharapkan dapat mendukung layanan unggulan, termasuk penanganan berbagai kasus kompleks yang membutuhkan informasi pencitraan lebih detail.

Pengembangan layanan tersebut sekaligus melengkapi layanan spesialistik dan multidisiplin yang terus dikembangkan RS Bunda Jakarta.

Dengan kemampuan pencitraan yang lebih optimal, MRI 3 Tesla dapat membantu dokter dalam proses diagnosis dan pengambilan keputusan medis, sekaligus mendukung pengalaman pasien selama menjalani pemeriksaan.

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, MBA, FRANZCOG, Sp.OG, mengatakan inovasi teknologi bagi BMHS tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi terbaru.

Menurutnya, setiap pengembangan teknologi harus memiliki relevansi dan manfaat nyata bagi pasien serta mendukung kebutuhan tim medis dalam memberikan pelayanan.

“Bagi BMHS, inovasi teknologi bukan sekadar mengadopsi teknologi terbaru, tetapi memastikan setiap pengembangan memiliki relevansi dan manfaat nyata bagi pasien. Kami terus memperluas cakupan layanan kesehatan yang semakin komprehensif, didukung tim dokter multidisiplin yang membutuhkan teknologi diagnostik dan peralatan medis memadai,” ujar Dr. Ivan, Kamis (8/10/2026). 

Ia menambahkan, kehadiran MRI 3 Tesla menjadi bagian dari penguatan layanan diagnostik sekaligus mendukung pengembangan Center of Excellence di RS Bunda Jakarta.

Baca juga : Philips Lighting Store Dukung Pencahayaan Dekoratif Hingga Outdoor

“Kehadiran MRI 3 Tesla menjadi bagian dari penguatan layanan diagnostik sekaligus mendukung pengembangan Center of Excellence dengan mengintegrasikan teknologi, keahlian dokter, dan layanan untuk menghadirkan perawatan holistik bagi keluarga,” lanjutnya.

RSU Bunda Jakarta telah berkembang sejak berdiri pada 1973. Rumah sakit yang awalnya dikenal dengan layanan ibu dan anak tersebut kini memiliki layanan spesialistik dan multidisiplin untuk menangani berbagai kebutuhan medis, termasuk kasus kompleks.

Sejumlah layanan yang dikembangkan antara lain transplantasi ginjal, reseksi liver, operasi kanker payudara berbasis robotic, Geniculate Artery Embolization (GAE), hingga operasi epilepsi.

Kompleksitas berbagai kasus tersebut membutuhkan dukungan teknologi diagnostik yang memadai.

Kehadiran MRI 3 Tesla menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapabilitas klinis RS Bunda Jakarta, khususnya dalam memperoleh informasi pencitraan yang lebih optimal sebagai bagian dari proses diagnosis dan penanganan pasien.

Dokter Spesialis Radiologi RS Bunda Jakarta, Dr. dr. Jacub Pandelaki, Sp.Rad, Subsp.RI(K), menjelaskan bahwa MRI 3 Tesla menjadi salah satu teknologi yang dapat membantu dokter memperoleh informasi pencitraan lebih optimal.

Menurutnya, salah satu keunggulan MRI 3 Tesla adalah kualitas pencitraan yang dapat memberikan detail anatomi lebih baik dibandingkan MRI dengan kekuatan medan magnet yang lebih rendah.

“Keunggulan MRI 3 Tesla terutama terlihat dari kualitas pencitraannya yang dapat memberikan detail anatomi lebih baik dibandingkan MRI dengan kekuatan medan magnet yang lebih rendah. Informasi yang lebih optimal ini dapat membantu dokter melakukan diagnosis secara lebih cepat dan presisi, sekaligus menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien,” jelas Dr. Jacub.

Meski demikian, penggunaan MRI 3 Tesla tetap disesuaikan dengan kebutuhan klinis setiap pasien.

Pemilihan jenis MRI mempertimbangkan organ yang diperiksa, kondisi pasien, serta indikasi medis. MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta dapat mendukung berbagai kebutuhan pemeriksaan yang memerlukan pencitraan lebih detail.

Baca juga : Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pada layanan kesehatan perempuan dan anak, teknologi ini dapat digunakan untuk pemeriksaan dengan teknik multisequence, termasuk mendukung evaluasi kasus seperti epilepsi pada anak.

Selain itu, MRI 3 Tesla juga mendukung layanan onkologi serta berbagai pemeriksaan lain, seperti pada otak, payudara, liver, obstetri dan ginekologi (OBGYN), prostat, dan kebutuhan diagnosis lainnya.

Kemampuan pencitraan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi dokter dalam mengevaluasi kondisi pasien sesuai indikasi pemeriksaan.

Selain kualitas pencitraan, efisiensi waktu pemeriksaan juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pengembangan layanan MRI.

Pemeriksaan yang lebih efisien dapat membantu mengurangi durasi pasien berada di dalam mesin MRI.

Hal ini menjadi perhatian terutama pada pasien anak atau pasien yang mengalami kesulitan mempertahankan posisi tubuh dalam waktu lama.

Dengan pemeriksaan yang sesuai kebutuhan klinis dan alur kerja yang efisien, teknologi MRI diharapkan dapat turut mendukung pengalaman pasien selama menjalani pemeriksaan.

Pemanfaatan MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta didukung oleh tim Radiologi yang memiliki kompetensi dalam layanan pencitraan diagnostik.

Tim tersebut terdiri dari dr. Ulfiawaty, Sp.Rad; Dr. dr. Jacub Pandelaki, Sp.Rad, Subsp.RI(K); dr. Krishna Pandu Wicaksono, Sp.Rad, Subsp.RI, Ph.D; serta dr. Ella Saputri, Sp.Rad.

Keberadaan tim radiologi tersebut berperan dalam memastikan teknologi pencitraan dapat digunakan sesuai kebutuhan klinis pasien, mulai dari menentukan pemeriksaan hingga menginterpretasikan hasil pencitraan sebagai bagian dari proses diagnosis.

Baca juga : Signify Luncurkan Philips UltraBright, 40% Lebih Terang dan Nyaman di Mata

Dengan demikian, teknologi MRI 3 Tesla berfungsi sebagai alat bantu yang mendukung dokter dalam memperoleh informasi pencitraan, bukan menggantikan peran tenaga medis dalam menentukan diagnosis maupun keputusan klinis.

Teknologi MRI 3 Tesla Philips dirancang untuk mendukung efisiensi dalam alur kerja pencitraan, mulai dari proses pemeriksaan hingga tersedianya informasi yang dapat ditinjau oleh tim radiologi.

Presiden Direktur Philips Indonesia, Astri Ramayanti Dharmawan, mengatakan teknologi pencitraan memiliki peran dalam membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mendukung keputusan klinis.

“Teknologi pencitraan dapat membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi yang mereka butuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis, sementara keahlian dan pertimbangan klinis tenaga kesehatan tetap menjadi inti dalam proses diagnosis dan perawatan pasien,” ujar Astri.

Menurutnya, kolaborasi dengan BMHS juga menjadi bagian dari upaya Philips mendukung tenaga kesehatan melalui teknologi dan alur kerja yang dirancang agar lebih efisien serta tetap berpusat pada kebutuhan pasien.

“Melalui kolaborasi kami dengan BMHS, Philips mendukung tenaga kesehatan dengan teknologi dan alur kerja yang dirancang untuk membantu mereka bekerja secara efisien dan memberikan layanan yang berpusat pada kebutuhan pasien,” lanjutnya.

Kehadiran MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta menjadi bagian dari strategi BMHS dalam mengintegrasikan inovasi teknologi, keahlian tenaga medis, dan layanan kesehatan untuk menghadirkan holistic family care.

BMHS menyatakan akan terus memperkuat kapabilitas diagnostik serta layanan spesialistik dan kompleks secara terintegrasi.

Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem layanan kesehatan keluarga yang lebih komprehensif, sejalan dengan tagline “All Life, All Care, Because Family Matters.”

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.