Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketua Persepi: Dewan Etik Tak Pernah Bilang Data Poltracking Salah
Minggu, 10 November 2024 09:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Philips J Vermonte, menegaskan bahwa data survei Poltracking Indonesia tidak mengandung kesalahan. Dewan Etik Persepi tidak menemukan data survei Poltracking memiliki kesalahan dalam Pilkada Jakarta.
"Dewan etik tidak mengatakan surveinya (Poltracking) salah," tegas Philips, dalam konferensi pers, membedah hasil sidang dewan etik secara terbuka, di Hotel Mercure, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2024) malam.
Survei Pilkada Jakarta 2024 oleh Poltracking Indonesia telah melalui proses yang sesuai dengan standar survei. Hasil survei Pilkada Jakarta yang dirilis Poltracking Indonesia diperkuat dengan pernyataan Philips, yang menepis tudingan miring.
Baca juga : Para Hakim Yang Mulia, Carilah Rezeki Yang Halal
Dengan penjelasan itu, Philips turut menunjukkan bahwa keputusan Dewan Etik Persepi yang sebelumnya sempat mengundang perdebatan, tidak memiliki alasan kuat untuk menyatakan survei Poltracking Indonesia cacat.
Sebelumnya, dalam konferensi pers "Mengungkap Kebenaran" terkait survei Pilkada Jakarta, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, menegaskan bahwa integritas Poltracking tidak bisa diintervensi pihak mana pun. Poltracking berkomitmen menjaga kredibilitas data tanpa kompromi.
"Poltracking berkomitmen menjaga kredibilitas. Terhadap hasil survei Pilkada Jakarta, Oktober 2024. Tidak ada dan tidak pernah mengubah elektabilitas walaupun dalam skala 0,000000001% pun. Poltracking tidak pernah kompromi mengenai hasil dengan klien," ujar Hanta, dengan tegas.
Baca juga : Genjot Pembangunan Desa, Pemprov Kaltim Andalkan Data Presisi Geospasial
Dia memastikan, Poltracking Indonesia selalu menunjukkan akurasi tinggi dalam berbagai kontestasi demokrasi. Proses ketat pengambilan data serta analisis yang presisi menjadi landasan reputasi di dunia survei.
Hanta menekankan, standar operasional prosedur (SOP) ketat yang diterapkan Poltracking menjadi jaminan keandalan hasil survei mereka. Poltracking tidak akan mempertaruhkan kredibilitas hanya demi survei tunggal.
“Dengan SOP yang sangat ketat ini, tidak mungkin Poltracking mempertaruhkan reputasinya hanya untuk satu survei Pilkada Jakarta,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya