Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Dukung Ekonomi Inklusif
Senin, 12 Oktober 2026 09:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo menghadirkan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, menunjukkan karya, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka peluang kemandirian ekonomi, melalui rangkaian kegiatan Harmoni Karya Inklusif.
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan, lewat program tersebut, perseroan berupaya meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas sekaligus membuka peluang bagi pengembangan potensi dan kemandirian ekonomi.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam membangun proses pemberdayaan mulai dari peningkatan keterampilan hingga pengembangan karya dan peluang ekonomi.
Untuk itu, dengan mengusung semangat Hari Batik Nasional, perseroan menggelar berbagai aktivitas, mulai dari pelatihan membatik dan menjahit, lomba peragaan busana batik, hingga pameran produk-produk karya penyandang disabilitas, di Karawang Mall Resinda, Karawang, Jawa Barat, pada 3–4 Oktober 2026.
“Kami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya dan berdaya. Karena itu, pemberdayaan perlu didukung dengan ruang untuk menunjukkan karya, membangun kepercayaan diri, mendapatkan apresiasi dan membuka peluang untuk berkembang,” ujar Abdul, dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Pada kegiatan sebelumnya, Harmoni Karya Inklusif menghadirkan pelatihan membatik yang diikuti 20 peserta penyandang disabilitas dengan materi pengembangan motif khas Karawang.
Baca juga : Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas
Program tersebut juga mempertemukan peserta pelatihan membatik dan menjahit melalui pendekatan business matching, sehingga hasil karya dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti pakaian, tas, aksesori dan produk kreatif lainnya.
Melalui kegiatan lanjutan pada 3–4 Oktober, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperlihatkan hasil karya mereka kepada masyarakat.
Hal ini sekaligus membuka peluang agar produk tersebut dikenal dan dikembangkan lebih luas. Sementara itu, lomba peragaan busana batik memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk menampilkan hasil karyanya.
“Inklusi berarti menghadirkan kesetaraan, penghargaan dan ruang yang sama untuk tumbuh. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk semakin percaya diri dalam menunjukkan kemampuan dan karya mereka,” katanya.
Ia memastikan, kegiatan Harmoni Karya Inklusif merupakan bagian dari komitmen Jamkrindo yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas.
Sebelumnya, Jamkrindo telah menjalankan berbagai program dengan pendekatan yang beragam, mulai dari peningkatan kapasitas, dukungan sarana, hingga pemberdayaan ekonomi.
Baca juga : Jamkrindo Berdayakan Masyarakat Garut Lewat Pengembangan Kedai Kopi
Pada 2022, misalnya, Jamkrindo memberikan pelatihan public speaking bagi penyandang disabilitas sekaligus bantuan kaki palsu sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program Kreasi Kopi Sunyi, yang memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara melalui penyediaan sarana usaha berupa gerobak kopi, pelatihan, serta pendampingan usaha.
Sebagai perusahaan penjaminan yang tergabung dalam ekosistem Danantara dan Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo juga memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi inklusif melalui perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).
Melalui layanan penjaminan, Jamkrindo menjembatani kebutuhan pelaku UMKM terhadap akses pembiayaan dengan memberikan dukungan penjaminan kepada lembaga keuangan.
Peran tersebut menjadi bagian dari upaya Jamkrindo untuk mendorong semakin banyak pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Hingga Agustus 2026, Jamkrindo mencatat volume penjaminan konsolidasi sebesar Rp235,44 triliun dengan jumlah 2,6 juta UMKM terjamin.
Baca juga : Danantara Melalui BRILink Agen Buka Akses & Ekonomi Hingga Pelosok Negeri
“Capaian tersebut mencerminkan kontribusi Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM,” tuturnya.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi inklusif membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dan perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pemberdayaan masyarakat maupun perluasan akses terhadap sumber pembiayaan.
“Kami ingin memastikan semakin banyak pelaku usaha memiliki kesempatan untuk berkembang, memperkuat usahanya, menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” katanya.
Karenanya, melalui berbagai inisiatif tersebut, Jamkrindo berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang inklusif.
“Kami percaya setiap orang memiliki potensi untuk berkarya, berkembang, dan memberikan nilai,” pungkas Abdul.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya