Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persebaya-Garudayaksa Didenda Rp 100 Juta, Java United Kena Sanksi Berat
- Martha Tilaar, Pendiri Sariayu, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
- Indonesia Dipatok Masuk 10 Besar Asian Para Games 2026
- Persebaya Belum Tajam, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
- Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Rabu, 14 Oktober 2026 10:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat penjualan agunan senilai Rp510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026 yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 yang digelar di Pendopo KPKNL Jakarta, Selasa (13/10/2026), sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi atas peran 49 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di berbagai wilayah Indonesia yang mendukung 1.603 pelaksanaan lelang dengan total nilai limit Rp6,72 triliun selama periode program.
Mengusung tema 'Apresiasi, Kolaborasi, dan Akselerasi Recovery', kegiatan tersebut dihadiri Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Syukriah HG beserta jajaran.
Baca juga : Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 Hadir di Seluruh Indonesia
SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun menyampaikan apresiasi kepada DJKN dan seluruh KPKNL atas dukungan dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi recovery BNI.
"BNI mengapresiasi dukungan DJKN dan seluruh KPKNL dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung optimalisasi recovery BNI," ujar Saridatun.
Salah satu agenda utama Gelegar Lelang BNI 2026 adalah lelang serentak pada 21 Agustus 2026 di 12 KPKNL.
Kegiatan tersebut turut ditayangkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD. Dari 60 lot aset yang ditawarkan, sebanyak 24 lot berhasil terjual dengan nilai Rp24,2 miliar.
Baca juga : Hasil Lelang & Penjualan Masuk Kas Negara, Kejagung Optimalkan Aset Rampasan
Untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat, BNI turut menghadirkan booth BNI Lelang Agunan di wondrX 2026.
Melalui booth tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai aset yang dilelang, mengenal situs lelang agunan BNI, serta berkonsultasi mengenai mekanisme lelang.
Rangkaian Gelegar Lelang BNI 2026 juga mencakup kegiatan Kick Off di Grha BNI pada 4 Agustus 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan BNI bersama DJKN dan KPKNL untuk memperkuat koordinasi sekaligus memperluas pemasaran agunan dan akses informasi lelang kepada masyarakat.
Melalui Gelegar Lelang BNI 2026, BNI terus memperkuat upaya penyelesaian kredit bermasalah dan pengelolaan aset melalui mekanisme lelang yang didukung sinergi dengan DJKN serta KPKNL.
Baca juga : Kinerja Moncer, Bank BSN Bukukan Laba Rp721 Miliar Naik 36,72 Persen
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan aset yang disiplin, peningkatan kualitas portofolio, serta optimalisasi proses revovery sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bisnis dan memperkuat daya saing perseroan.
Ke depan, BNI akan terus meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemasaran agunan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas aset sekaligus memperkuat kinerja perseroan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya