Dark/Light Mode

Waskita Karya Mulai Garap Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel, Progres 18,4 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 19:56 WIB
Waskita Karya membangun Jembatan Pulau Laut sepanjang 1.047 meter di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Proyek senilai Rp1,09 triliun ini mencatat progres 18,4 persen. Dok. Waskita
Waskita Karya membangun Jembatan Pulau Laut sepanjang 1.047 meter di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Proyek senilai Rp1,09 triliun ini mencatat progres 18,4 persen. Dok. Waskita

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menunjukkan kemajuan. Proyek senilai Rp1,09 triliun yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut mencatat progres 18,4 persen, melampaui target awal sebesar 12 persen.

Corporate Secretary Waskita Karya Steven Subiantoro mengatakan, perusahaan berkomitmen menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai jadwal dan standar mutu yang ditetapkan.

“Waskita Karya berkomitmen merampungkan jembatan secara tepat waktu dan sesuai standar mutu. Upaya terbaik akan kami kerahkan, karena masyarakat sudah lama mengharapkan infrastruktur ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

Jembatan Pulau Laut memiliki panjang 1.047 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk menghubungkan Pulau Laut dengan daratan utama Pulau Kalimantan, sekaligus memperbaiki aksesibilitas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Baca juga : Hujan Diprediksi Pertengahan November, Menhut Raja Juli Minta Tetap Waspada

Steven menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memiliki sejumlah manfaat strategis. Salah satunya mengatasi keterbatasan akses transportasi antara Pulau Laut dan daratan Kalimantan, yang selama ini bergantung pada layanan penyeberangan dengan kapasitas terbatas.

“Kami meyakini, keberadaan Jembatan Pulau Laut Kabupaten Tanah Bumbu akan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantai Timur Kalimantan Selatan. Termasuk mendukung agenda nasional seperti hilirisasi industri serta pemerataan wilayah,” tuturnya.

Selain memperlancar mobilitas masyarakat, jembatan ini diharapkan memperkuat konektivitas kawasan industri di Kalimantan Selatan. Infrastruktur tersebut akan menghubungkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih dan KEK Setangga dengan Kawasan Industri Batulicin.

Konektivitas yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengangkutan barang dan mendukung aktivitas usaha di kawasan tersebut. Pengembangan kawasan industri juga berpotensi membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi masyarakat setempat.

Baca juga : Menhut Raja Juli Tinjau Karhutla di Kalsel, Pastikan Pemadaman Maksimal

Menurut Steven, pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses ekonomi dan mendorong pemerataan pembangunan antardaerah.

“Kami percaya, semakin banyak proyek konektivitas terbangun maka semakin cepat juga pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia bisa tercapai. Dengan semangat itu, ke depannya Waskita Karya siap terlibat lebih banyak dalam pengerjaan infrastruktur di berbagai daerah di Tanah Air, demi mendukung pembangunan nasional inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Waskita Karya juga memperhatikan aspek keselamatan kerja. Perusahaan memastikan sekitar 330 pekerja yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut menerapkan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Proyek tersebut dikerjakan melalui kerja sama operasi (KSO) PP-Waskita-BBA. Pembangunannya diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur transportasi sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kawasan pesisir timur Kalimantan Selatan.

Baca juga : Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan di Polda Kalsel

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Pulau Laut di kawasan Tanjung Serdang-Batulicin. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan proyek strategis itu berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Dengan progres yang telah melampaui rencana awal, pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan terus berjalan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Selatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.