Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenekraf Bawa Enam Startup Jasa TIK ke Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026
Kamis, 15 Oktober 2026 19:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menghadirkan enam startup binaan Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026.
Melalui Paviliun Creative By Indonesia, para startup mendapat kesempatan mempromosikan produk sekaligus memperluas jaringan bisnis.
Pameran yang berlangsung pada 13–14 Oktober 2026 di Bidakara, Jakarta, tersebut menjadi salah satu upaya kementerian untuk membuka akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor jasa TIK.
Salah satu startup yang berpartisipasi adalah Buraq Teknologi dari Aceh. Perusahaan rintisan ini menawarkan remote AC controller, perangkat yang memungkinkan pengendalian pendingin udara (AC) di kompleks bangunan tanpa harus mendatangi setiap ruangan.
Baca juga : Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain
Teknologi tersebut dapat diterapkan di kawasan perumahan, tetapi menyasar terutama perkantoran yang membutuhkan efisiensi biaya operasional.
Founder Buraq Teknologi, Firmansyah, mengapresiasi langkah Kemenekraf dalam meningkatkan akses pasar bagi startup jasa TIK.
Menurut dia, partisipasi dalam pameran tersebut juga mendapat respons positif dari pengunjung.
Firmansyah berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan untuk membantu startup memperkenalkan produk dan layanan kepada pasar yang lebih luas.
Baca juga : Kemenekraf Fasilitasi 30 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Konten Kreator
“Teruskan ya, kegiatan seperti ini cukup memberi kami peluang emmpromosikan produk dan layanan kami, juga memberikan pengalaman baru."
Direktur Jasa TIK Donny Harso mengatakan, Kemenekraf/Badan Ekraf mendukung pengembangan usaha pelaku jasa TIK dan subsektor ekonomi kreatif lainnya melalui program unggulan Creative By Indonesia.
Program tersebut diharapkan membantu pelaku ekonomi kreatif mengembangkan usaha di tingkat nasional hingga menembus pasar global.
"Semua startup yang kami tampilkan disini telah melalui tahap kurasi dan sebagian besar pernah mengikuti program fasilitasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf. Kami meyakini partisipasi dalam pameran ini akan semakin memperluas jaringan bisnis mereka," tegas Donny.
Baca juga : Tata Kelola Startup Jadi Perhatian, Verifikasi Perbaikan Dinilai Penting
Dalam pameran bertema AI-Powered Industry: Shaping the Future of Intelligent Enterprise tersebut, setiap startup menempati stan di Paviliun Ekonomi Kreatif.
Mereka juga memperoleh kesempatan mempresentasikan produk di Innovation Stage serta mengikuti sesi business matching dengan calon pembeli dan mitra bisnis.
Melalui rangkaian kegiatan itu, para startup diharapkan dapat memperluas peluang kerja sama, menjangkau calon pelanggan, dan meningkatkan daya saing produk jasa TIK di pasar nasional maupun global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya