Dark/Light Mode

Astra Hadirkan Produk Unggulan Lokal Di Trade Expo Indonesia 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 10:03 WIB
Penandatanganan MoU pembelian produk buah segar dari Desa Sejahtera Astra Banyuwangi senilai Rp 880 juta untuk pasar Pakistan, dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Pengembangan Ekspor KADIN Indonesia Juan Permata Adoe (kedua kanan), Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto (kiri), Ketua Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra Rahmat Samulo (kanan), CEO PT Nusa Tropical Indonesia sekaligus fasilitator Desa Sejahtera Astra Banyuwangi Mohammad Iqbal (kedua kiri), dan Director Massair Business Solutions sekaligus pembeli dari Pakistan Rizwan Malik (tengah) dalam Trade Expo Indonesia 2026, Rabu (14/10/2026). (Foto: Astra)
Penandatanganan MoU pembelian produk buah segar dari Desa Sejahtera Astra Banyuwangi senilai Rp 880 juta untuk pasar Pakistan, dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Pengembangan Ekspor KADIN Indonesia Juan Permata Adoe (kedua kanan), Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto (kiri), Ketua Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra Rahmat Samulo (kanan), CEO PT Nusa Tropical Indonesia sekaligus fasilitator Desa Sejahtera Astra Banyuwangi Mohammad Iqbal (kedua kiri), dan Director Massair Business Solutions sekaligus pembeli dari Pakistan Rizwan Malik (tengah) dalam Trade Expo Indonesia 2026, Rabu (14/10/2026). (Foto: Astra)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Astra International Tbk (Astra) menghadirkan berbagai produk unggulan komunitas lokal melalui program Desa Sejahtera Astra, UMKM binaan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), serta Grup Astra dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Pameran yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Hall 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, tersebut menjadi salah satu upaya Astra untuk mendorong produk lokal menembus pasar ekspor.

Produk-produk unggulan tersebut ditampilkan di booth Astra dan booth Desa BISA Ekspor (DBE) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang mengatakan, Astra secara berkelanjutan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menjangkau pasar ekspor.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program Desa Sejahtera Astra Export Champion yang dijalankan bersama Kementerian Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Program itu mencakup sejumlah tahapan pendampingan, mulai dari kurasi produk, pelatihan ekspor, matrikulasi, hingga business pitching dan business matching.

“Astra percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk melalui penetrasinya di pasar ekspor,” kata Boy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (16/10).

Baca juga : APP Group Perluas Kerja Sama Perdagangan Di TEI 2026

Ia mengatakan, Astra terus mendukung pengembangan UMKM agar mampu membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih luas sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Pada TEI 2026, sebanyak 30 peserta tampil di booth Astra, terdiri atas 20 Desa Sejahtera Astra dan 10 UMKM binaan Yayasan Astra-YDBA serta Grup Astra. Selain itu, tujuh Desa Sejahtera Astra turut menampilkan produknya di booth Desa BISA Ekspor Kemendag.

Sebanyak 25 produk UMKM binaan Astra dan Yayasan Astra-YDBA lainnya juga dipamerkan di booth Astra.

Produk yang ditampilkan mencakup berbagai komoditas unggulan dan hasil olahan lokal, antara lain kopi, teh, kakao, serta produk pangan dan minuman.

Untuk komoditas kopi, produk yang dipamerkan meliputi biji kopi hijau (green bean coffee) dan kopi bubuk jenis Arabika serta Robusta dari sejumlah Desa Sejahtera Astra, yakni Bajawa, Cikoneng, Takengon, Cikajang, Agam, Lampung Barat, Pagar Alam, dan Pakenjeng di Garut.

Produk kopi juga berasal dari UMKM binaan Astra, antara lain Mucrova Indonesia, Koperasi Marangkai Sejahtera, CV Banyu Hitam Abadi, dan PT Bibit Baik Indonesia.

Sementara itu, komoditas teh mencakup loose leaf tea, artisan tea, dan tea blend dari UMKM binaan Yayasan Astra-YDBA, yakni PT Tiga Ekarasa Harmoni (Teapotto) dan PT Tsurayaa Pratama Intl.

Baca juga : Penjualan Mobil Astra Naik 12,6%, Tembus 334.987 Unit Hingga September 2026

Untuk komoditas kakao, Astra menampilkan biji kakao fermentasi (fermented cocoa beans), cocoa nibs, dan pasta kakao (cocoa paste) dari Desa Sejahtera Astra di Tabanan, Sikka, dan Berau, serta PT Windah Berkah Sejahtera.

Adapun produk olahan pangan dan minuman yang dipamerkan meliputi minuman herbal, gula kelapa, coconut aminos, mentega, gelato, serta aneka makanan ringan seperti keripik tempe, abon, dan kukis. Produk-produk tersebut dihasilkan oleh UMKM binaan Yayasan Astra-YDBA, Desa Sejahtera Astra, dan Grup Astra.

Boy mengatakan, komoditas unggulan tersebut disiapkan untuk memenuhi permintaan pasar global, termasuk dari Singapura, Jepang, Belanda, Vietnam, Italia, China, India, Argentina, Bahrain, Spanyol, Thailand, Kaledonia Baru, Taiwan, Aljazair, Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Prancis.

Partisipasi Astra dalam TEI dimulai pada 2018 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju Dubai Expo 2020 dan terus berkembang hingga saat ini.

Boy mengungkapkan, selama empat tahun berturut-turut sejak 2022, Astra telah melibatkan lebih dari 50 pelaku usaha, termasuk UMKM dan Desa Sejahtera Astra, dalam ajang tersebut.

“Melalui partisipasi tersebut, total nilai kontrak dan transaksi yang dicatatkan pelaku usaha binaan mencapai lebih dari 24,29 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 400 miliar,” ujarnya.

Pembeli produk binaan Astra berasal dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Jerman, Nigeria, Uni Emirat Arab, Malaysia, Jepang, dan Australia.

Baca juga : Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain

Menuju HUT Ke-70 Astra

Boy mengatakan, komitmen Astra untuk memberikan manfaat bagi masyarakat diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat di berbagai daerah.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari perjalanan Astra yang akan memasuki usia ke-70 pada 20 Februari 2027 dengan mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.

“Hampir tujuh dekade perjalanan Astra tidak hanya mencerminkan pertumbuhan perusahaan, tetapi juga upaya untuk terus memberikan manfaat bagi Indonesia,” katanya.

Hingga saat ini, sedikitnya 16 juta masyarakat telah menerima manfaat dari berbagai inisiatif Astra di berbagai daerah.

Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra yang telah menjangkau lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi melalui pengembangan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Boy menegaskan, semangat Astra untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia melalui program Desa Sejahtera Astra dan Yayasan Astra sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk sejahtera bersama bangsa serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.