Dark/Light Mode

Pertamina NRE dan TNI AL Kaji Pengembangan PLTS di Wilayah Kodaeral III

Senin, 19 Oktober 2026 08:52 WIB
Penandatanganan kerja sama studi pengembangan energi terbarukan antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III), dan PT Lumitech Daya Nusantara di Jakarta, Kamis (15/10/2026), untuk mengkaji potensi investasi dan pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Penandatanganan kerja sama studi pengembangan energi terbarukan antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III), dan PT Lumitech Daya Nusantara di Jakarta, Kamis (15/10/2026), untuk mengkaji potensi investasi dan pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan TNI Angkatan Laut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Lumitech Daya Nusantara untuk mengkaji potensi pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta Perjanjian Studi Bersama terkait investasi dan pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Acara penandatanganan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Makodaeral III, Jakarta Utara, pada Kamis (15/10).

Baca juga : SRE Indonesia Perkuat Kapasitas Pelatih Lokal Energi Terbarukan

Prosesi ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodaeral III (Dankodaeral III), Laksamana Muda TNI Uki Prasetia,  bersama Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Harsono Budi Santoso, serta perwakilan pimpinan PT Lumitech Daya Nusantara, Cindy.

Inisiatif kolaboratif ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan energi surya dan mengoptimalkan aset di wilayah Kodaeral III.

Studi komprehensif yang dilakukan akan mencakup pemetaan aspek teknis, pasar, ekonomi, bisnis, lingkungan, hukum, hingga risiko sebagai landasan untuk menilai kelayakan proyek serta peluang investasi jangka panjang.

Baca juga : Pertamina NRE Hadirkan PLTS dan Air Bersih di Sekolah Simalungun

Sejumlah lokasi strategis yang menjadi objek dalam studi kelayakan ini meliputi Pondok Dayung, Mako Kodaeral III, Pulau Laki, Tanjung Pasir, hingga beberapa pangkalan TNI AL yang tersebar di wilayah Banten, Lampung, Palembang, Bangka Belitung, Bandung, dan Cirebon.

Dankodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung program transisi energi bersih pemerintah, sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan energi di lingkungan Kodaeral III.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mengkaji potensi pengembangan energi terbarukan, khususnya pemanfaatan PLTS di wilayah Kodaeral III. Melalui sinergi dengan Pertamina NRE dan PT Lumitech Daya Nusantara, kami berharap terwujud kajian yang komprehensif serta peluang investasi yang memberikan manfaat nyata, baik dari sisi efisiensi pemanfaatan energi maupun keberlanjutan lingkungan,” ujar Dankodaeral III.

Baca juga : PLN Nusantara Power Siapkan PLTS 200 MW di Empat Lokasi

Sementara itu, Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Harsono Budi Santoso, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan peran Pertamina NRE dalam menyediakan solusi energi rendah karbon dan memperluas pemanfaatan EBT di berbagai sektor strategis nasional.

“Melalui studi bersama ini, Pertamina NRE ingin menghadirkan kajian yang terukur agar potensi energi surya dapat dipetakan secara tepat sesuai karakteristik operasional Kodaeral III. Hasil studi diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan yang layak secara teknis, ekonomis, dan berkelanjutan,” ungkap Harsono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.