Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kecelakaan Kapal Berulang, Komisi V DPR Tagih Janji Evaluasi Menyeluruh
- Bidik Ekspor CPO 25 Persen, PTPN IV PalmCo-Kemendag Siap Tembus Pasar Global
- Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Express 1 Kembali Normal
- Sekolah Partai PDIP Buka Diri untuk Generasi Muda
- BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Deposit Facility Naik Jadi 5%
Lion Parcel Perkuat Layanan Internasional Dan Solusi B2B Dukung Ekspansi Bisnis
Senin, 19 Oktober 2026 14:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lion Parcel memperkuat kapabilitas logistik internasional melalui layanan pengiriman INTERPACK dan solusi business-to-business (B2B). Kedua layanan ini kembali diperkenalkan melalui partisipasi Lion Parcel dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, perdagangan internasional menjadi peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus mengembangkan bisnis. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, kesiapan logistik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan.
“Kami melihat perdagangan internasional sebagai peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus mengembangkan bisnisnya. Untuk mendukung langkah tersebut, kesiapan logistik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Karena itu, Lion Parcel terus mengembangkan kapabilitas internasional dan solusi logistik yang relevan dengan kebutuhan bisnis, sehingga pelaku usaha dapat lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Kenny, dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Salah satu upaya Lion Parcel dalam memperkuat layanan internasional adalah memperluas konektivitas INTERPACK, yang kini menjangkau lebih dari 220 destinasi internasional.
Layanan ini memfasilitasi pengiriman dari Indonesia ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan individu maupun pelaku usaha, dengan ongkos kirim mulai dari Rp 37.500. Perluasan jangkauan dan pilihan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Lion Parcel menyediakan alternatif solusi logistik lintas negara.
Baca juga : Lion Parcel Buka Kantor Internasional Pertama Di Malaysia
Dengan demikian, pelaku usaha Indonesia memiliki lebih banyak pilihan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan menjangkau pasar global.
Selain pengiriman internasional, Lion Parcel menghadirkan solusi B2B untuk memenuhi kebutuhan logistik perusahaan dengan karakteristik dan skala operasional yang beragam.
Melalui layanan ini, Lion Parcel menawarkan sejumlah dukungan bagi mitra bisnis, mulai dari dedicated person in charge (PIC) untuk membantu memantau pengiriman, integrasi application programming interface (API) untuk menghubungkan sistem, layanan penjemputan paket gratis, hingga tarif pengiriman khusus.
Berbagai fasilitas tersebut dirancang untuk membantu perusahaan mengelola pengiriman secara lebih praktis dan efisien, sekaligus mendukung kelancaran operasional bisnis.
Partisipasi dalam TEI 2026 juga menjadi kesempatan bagi Lion Parcel untuk memperkenalkan solusi B2B kepada pelaku usaha sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan perusahaan yang membutuhkan dukungan logistik untuk mengembangkan perdagangan dan memperluas jangkauan pasar.
Baca juga : Lion Parcel Perluas Layanan Pengiriman Internasional Ke Lebih Dari 50 Negara
Sebagai bagian dari pengembangan jaringan internasional, Lion Parcel membuka kantor internasional pertamanya di Subang Jaya, Malaysia, pada September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat konektivitas logistik lintas negara sekaligus membuka peluang kolaborasi di pasar regional.
Pengembangan kapabilitas di Malaysia turut didukung oleh ekosistem Lion Group, termasuk konektivitas penerbangan Batik Air Malaysia dan keberadaan Cargo Terminal Operator (CTO) di KLIA Cargo Village, Malaysia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Lion Parcel mengembangkan konektivitas udara dan kargo guna menunjang kebutuhan logistik internasional.
Kenny menambahkan, TEI 2026 menjadi momentum bagi Lion Parcel untuk memperluas komunikasi dan kolaborasi dengan pelaku usaha, khususnya dalam memahami kebutuhan logistik yang mendukung pengembangan bisnis.
“Melalui TEI 2026, kami ingin membuka ruang diskusi dan kolaborasi dengan lebih banyak pelaku usaha mengenai kebutuhan logistik mereka. Kami percaya bahwa pengembangan konektivitas internasional perlu berjalan seiring dengan kebutuhan bisnis. Ke depannya, Lion Parcel akan terus mengembangkan kapabilitas dan menjajaki kolaborasi yang dapat membantu bisnis Indonesia terhubung dengan peluang pasar internasional,” tutur Kenny.
Baca juga : DMS+ Siapkan Ekspansi 2027, Bidik Ekosistem Horor Makin Besar
Diketahui, aktivitas perdagangan internasional Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia mencapai 167,03 miliar dolar AS sepanjang Januari-Juli 2026, meningkat 4,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tren ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap layanan logistik yang menghubungkan bisnis Indonesia dengan pasar global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya