Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BCFD: Kredit Mandiri ke Jhonlin Dukung Pembiayaan Sektor Riil
Senin, 19 Oktober 2026 20:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penggunaan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) sebagai agunan tambahan dalam fasilitas kredit Bank Mandiri kepada Jhonlin Baratama dinilai dapat memberikan fleksibilitas pendanaan bagi dunia usaha.
Skema tersebut merupakan salah satu praktik pembiayaan korporasi yang dapat mendukung pengembangan sektor riil, sepanjang disertai pengelolaan risiko yang memadai.
Advisor Banking & Finance Development Center (BFDC) Amin Nurdin mengatakan, penggunaan saham sebagai agunan dapat menjadi alternatif pendanaan bagi perusahaan tanpa harus melepas kepemilikan sahamnya.
“Penggunaan saham sebagai agunan bisa menjadi alternatif pendanaan yang produktif bagi sektor riil. Skema tersebut perlu dipahami dalam konteks tujuan pembiayaan dan manfaat ekonominya,” kata Amin, Senin (19/10/2026).
Menurut dia, penggunaan saham sebagai agunan tambahan merupakan praktik yang dikenal dalam pembiayaan korporasi.
Baca juga : Analis: Saham JARR dan PGUN Jadi Alternatif Agunan Kredit Mandiri
Skema ini memungkinkan perusahaan memperoleh pendanaan sekaligus memberikan alternatif jaminan bagi perbankan dalam mendukung pembiayaan usaha.
Dalam konteks fasilitas kredit kepada Jhonlin Baratama, Bank Mandiri menyatakan pembiayaan tersebut ditujukan untuk pengembangan usaha, termasuk belanja modal dan kebutuhan pembiayaan di industri batu bara beserta sektor penunjangnya, bukan untuk perdagangan saham.
Saham JARR dan PGUN disebut menjadi agunan tambahan, di samping aset lainnya. Amin menjelaskan, pembiayaan korporasi dapat memberikan manfaat ekonomi apabila digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan memenuhi kebutuhan operasional yang produktif.
Aktivitas tersebut berpotensi mendorong investasi sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi.
“Pembiayaan produktif dapat mendukung pertumbuhan usaha apabila ditopang prospek bisnis yang baik dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya. Karena itu, tujuan penggunaan dana dan keberlanjutan kegiatan usaha menjadi bagian penting dalam melihat manfaat suatu pembiayaan,” ujarnya.
Baca juga : Analis: Agunan Saham Jhonlin Group Perkuat Perlindungan Kredit Bank Mandiri
Ia menambahkan, arus kas dari kegiatan usaha pada umumnya menjadi sumber utama pembayaran kredit.
Sementara itu, agunan berfungsi sebagai perlindungan tambahan atau second way out apabila debitur mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya.
Dengan demikian, keberadaan saham sebagai agunan melengkapi struktur jaminan dalam pembiayaan. Namun, kemampuan debitur membayar kewajibannya tetap menjadi aspek mendasar dalam penilaian kredit.
Di sisi lain, penggunaan saham sebagai agunan juga perlu mempertimbangkan dinamika pasar modal.
Fluktuasi harga saham dapat memengaruhi nilai jaminan sehingga penilaian agunan dan pemantauan kondisi pasar menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko pembiayaan.
Baca juga : J7 Explorer Haji Isam Jadi Kantor Proyek Pangan di Merauke
Menurut Amin, mitigasi risiko dapat dilakukan melalui penilaian agunan secara konservatif, penerapan pengurangan nilai agunan (haircut) yang memadai, serta pemantauan harga dan likuiditas saham secara berkala.
Selain itu, pengujian ketahanan nilai agunan melalui stress testing dapat membantu perbankan mengukur potensi perubahan nilai jaminan dalam berbagai kondisi pasar.
Amin menilai, penggunaan saham sebagai agunan dapat berjalan seiring dengan pembiayaan sektor riil selama struktur pembiayaan dirancang secara proporsional, tujuan penggunaan dana jelas, dan pengelolaan risiko dilakukan secara konsisten.
“Penggunaan saham sebagai agunan bukan sesuatu yang pada dasarnya baik atau buruk. Skema ini dapat mendukung pembiayaan sektor riil apabila dana digunakan secara produktif, kemampuan pembayaran debitur terukur, dan pengawasan risiko dilakukan secara disiplin,” tutup Amin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya