Dark/Light Mode

Nusantara Regas Jaga Pasokan Gas untuk Pembangkit Listrik Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 11:11 WIB
Foto: Nusantara Regas
Foto: Nusantara Regas

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Nusantara Regas (NR), afiliasi PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), menyalurkan gas bumi setara 33 kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) hingga triwulan III 2026 untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik dan industri di Jakarta serta Jawa bagian barat.

Perusahaan mencatat realisasi penerimaan LNG sebesar 96.707.127 MMBTU dengan penyerahan gas mencapai 96.548.452 MMBTU hingga September 2026. Capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keandalan pasokan energi bagi pelanggan strategis PGN.

Direktur Utama Nusantara Regas Mohd. Iskandar Mirza mengatakan perusahaan terus mengoptimalkan operasional dan memastikan kesiapan fasilitas untuk menjaga keberlanjutan pasokan gas bumi bagi pelanggan.

Baca juga : Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III 2026

“Kinerja positif hingga Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi NR untuk terus menjaga keandalan operasional hingga akhir tahun. Seiring dengan kebutuhan gas bumi yang terus berkembang, kami berkomitmen memastikan kesiapan fasilitas dan kelancaran penyaluran energi guna mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Mirza dalam keterangan perusahaan, Selasa (20/10).

Keandalan pasokan tersebut didukung tingkat kesiapan fasilitas atau Plant Availability Factor (PAF) sebesar 96 persen hingga September 2026. Indikator tersebut mencerminkan kesiapan fasilitas Floating Storage and Regasification Unit(FSRU) Nusantara Regas Satu dalam mendukung proses regasifikasi LNG menjadi gas bumi sebelum disalurkan kepada pelanggan.

Untuk menjaga keselamatan dan keberlangsungan operasional, Nusantara Regas juga mencatat 1.019.352 jam kerja aman sepanjang Januari-September 2026. Secara kumulatif, perusahaan telah membukukan 15.846.059 jam kerja aman sejak 2011 hingga September 2026.

Baca juga : PGN Solution Gandeng Nusantara Regas Perkuat Ketahanan Infrastruktur Gas

Mirza mengatakan capaian operasional tersebut didukung komitmen seluruh pekerja dalam menjaga keselamatan dan keandalan fasilitas selama 24 jam.

Komitmen itu diperkuat melalui penerapan standar internasional, antara lain ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta ISO 22301:2019 tentang Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis.

Selain menjaga keandalan fasilitas, perusahaan terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan untuk mendukung keberlangsungan bisnis. Dalam TOP GRC Awards 2026, Nusantara Regas meraih predikat Star 5 atau Bintang 5, sedangkan Direktur Manajemen Risiko NR Ali Azmy memperoleh penghargaan Most Committed GRC Leader 2026.

Baca juga : Revitalisasi ORF Muara Karang, PGN Perkuat Infrastruktur Energi

Perusahaan juga mencatat Risk Maturity Index tahun buku 2025 sebesar 4,22, melampaui target 3,9, dengan kategori Praktik Sangat Baik. Di bidang tanggung jawab sosial, Nusantara Regas meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level-Star 5.

Nusantara Regas mengoperasikan fasilitas FSRU Jawa Barat di perairan Teluk Jakarta dan fasilitas penerimaan gas di darat (Onshore Receiving Facilities) Muara Karang, Jakarta. Infrastruktur tersebut berperan dalam menerima dan memproses LNG menjadi gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi, khususnya pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa bagian barat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.