Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Komisaris PLN Sapa Pengguna Mobil Listrik Di Medan, Ini Pesannya
Minggu, 1 November 2026 05:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisaris Independen PT PLN (Persero) Ali Masykur Musa menyapa dan berdialog langsung dengan pelanggan kendaraan listrik saat mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Cambridge, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (31/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengar pengalaman pengguna sekaligus memastikan fasilitas pengisian daya yang disediakan PLN mampu memberikan kenyamanan, kemudahan, dan keamanan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ali Masykur berbincang dengan salah seorang pelanggan, Indrawan, yang tengah mengisi daya mobil listriknya. Ia menanyakan pengalaman menggunakan kendaraan listrik, termasuk kenyamanan dan efisiensi biaya operasional.
Indrawan mengaku, nyaman menggunakan kendaraan listrik karena biaya operasionalnya relatif lebih murah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.
Baca juga : Presiden Segera Resmikan Pabrik Baterai Antam-CATL, Industri EV Makin Lengkap
Ali Masykur mengatakan, PLN perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan pengembangan infrastruktur SPKLU sejalan dengan pertumbuhan jumlah kendaraan listrik.
“PLN harus terus memberikan kenyamanan, kemudahan, dan keamanan kepada pengguna kendaraan listrik. Pertumbuhan kendaraan listrik harus terus dipantau dan diperhitungkan dengan baik agar pengembangan SPKLU dapat disiapkan secara seimbang dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, penguatan ekosistem kendaraan listrik juga membutuhkan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan. Upaya tersebut sejalan dengan program transisi energi dan pengurangan emisi di sektor transportasi.
Ia menambahkan, kesiapan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan menjadi faktor penting untuk mendorong kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.
Baca juga : Gibran Dorong Riset Dan Inovasi Kendaraan Listrik
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan jumlah kendaraan listrik di wilayah Sumatera Utara saat ini mencapai sekitar 9.800 unit.
Pertumbuhan tersebut mendorong PLN untuk terus mempersiapkan infrastruktur pengisian daya yang mudah diakses, andal, aman, dan nyaman bagi pengguna.
“Pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara menjadi perkembangan positif yang harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur. PLN terus berupaya menghadirkan layanan pengisian daya yang mudah diakses, andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik,” kata Rizky.
Ia menjelaskan pengembangan SPKLU mempertimbangkan persebaran kendaraan listrik, kebutuhan perjalanan antarkota, serta potensi pertumbuhan pengguna di kawasan perkotaan dan destinasi wisata.
Baca juga : SUN Energy Perluas Pengembangan Energi Surya dan Elektrifikasi Industri
Menurut Rizky, pengalaman pelanggan juga menjadi bahan evaluasi PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah SPKLU.
“Bagi PLN, pengembangan ekosistem kendaraan listrik bukan hanya tentang menambah jumlah SPKLU, tetapi juga memastikan setiap fasilitas memberikan manfaat dan pengalaman pelayanan yang baik bagi pelanggan. Kami ingin pengguna kendaraan listrik merasa tenang dan nyaman dalam setiap perjalanan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ali Masykur juga mengajak masyarakat untuk mulai menggunakan kendaraan listrik sebagai salah satu pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Melalui pengembangan infrastruktur SPKLU dan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan, PLN menyatakan berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik serta mendorong terwujudnya transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya