Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
WeTV Produksi 57 Serial Lokal, Libatkan 10.000 Talenta Kreatif
Senin, 2 November 2026 12:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Platform hiburan digital WeTV Indonesia telah memproduksi lebih dari 57 serial orisinal lokal selama enam tahun beroperasi di Indonesia.
Produksi tersebut melibatkan lebih dari 10.000 kru dan talenta kreatif, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor pendukung industri konten.
Komitmen pengembangan industri kreatif digital tersebut sejalan dengan kerja sama antara Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, 21 Oktober 2026.
Melalui kerja sama tersebut, WeTV Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional, terutama melalui pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP), investasi produksi konten lokal, serta pemberdayaan talenta dan pelaku industri kreatif.
Country Head WeTV Indonesia Febriamy Hutapea mengatakan, investasi dalam produksi konten lokal tidak hanya bertujuan menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga membangun industri yang berkelanjutan.
Baca juga : Pernah Buka Konser Padi Reborn, Benny Yogi Purba Bidik Panggung Nasional
“Bagi WeTV, investasi dalam konten lokal bukan hanya tentang menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga tentang membangun industri yang berkelanjutan. Setiap produksi melibatkan begitu banyak talenta, pekerja kreatif, dan sektor pendukung yang turut merasakan dampak ekonominya. Inilah kontribusi yang ingin terus kami dorong, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi cerita dan talenta Indonesia untuk berkembang,” ujar Febriamy.
Menurut dia, dampak ekonomi produksi serial tidak hanya dirasakan oleh industri hiburan.
Setiap proyek produksi melibatkan rantai kegiatan yang panjang, mulai dari penulis, sutradara, aktor, kru produksi dan pascaproduksi, hingga sektor pendukung seperti penyewaan lokasi, transportasi, akomodasi, katering, tata busana, dan layanan kreatif lainnya.
Keterlibatan berbagai sektor tersebut mendorong perputaran ekonomi, membuka kesempatan kerja, serta memperkuat ekosistem industri kreatif.
Selain produksi serial, WeTV juga mendorong pengembangan kekayaan intelektual lokal yang berpotensi menjangkau pasar lebih luas, termasuk internasional.
Baca juga : Pemerintah Gratiskan 19 Layanan Hak Cipta
Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan rumah produksi dan kreator Indonesia untuk menghadirkan cerita yang relevan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing konten nasional.
WeTV juga memperluas akses masyarakat terhadap hiburan digital melalui lebih dari 50 kanal distribusi yang dibangun bersama mitra telekomunikasi, penyedia layanan internet, perdagangan elektronik (e-commerce), dan layanan pembayaran.
Jaringan kemitraan tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan konten lokal, termasuk kepada penonton di luar kota-kota besar.
Melalui platform WeTV dan jaringan Tencent, karya Indonesia juga berpeluang diperkenalkan kepada audiens global.
“Enam tahun pertama menjadi fondasi penting bagi perjalanan WeTV di Indonesia. Ke depan, kami ingin terus menghadirkan cerita lokal yang kuat, membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif, dan mendorong IP Indonesia untuk menjangkau pasar global. Kami percaya kolaborasi yang semakin erat antara pelaku industri, platform digital, dan pemerintah akan menjadi kunci untuk memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia,” tambah Febriamy.
Baca juga : WCCE 2026 Diharapkan Buka Jalan bagi Banyak Karya dan Talenta RI ke Panggung Global
Ke depan, WeTV menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan pelaku industri untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif melalui pengembangan konten, talenta, dan peluang distribusi.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi karya dan talenta nasional di pasar domestik maupun internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya