Dark/Light Mode

PNM dan ABPEDNAS Perkuat Literasi Keuangan, Berdayakan Ekonomi Desa

Kamis, 5 November 2026 15:26 WIB
Foto: Dok. PNM.
Foto: Dok. PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa membutuhkan lebih dari sekadar akses pembiayaan.

Penguatan literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga pemahaman hukum juga diperlukan agar masyarakat mampu mengembangkan potensi ekonominya secara berkelanjutan.

Untuk mendukung upaya tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalin kolaborasi dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Kolaborasi yang berlangsung di Jakarta pada 4 November 2026 itu menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen sekaligus Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa, Prof. Dr. Reda Manthovani; Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang juga merupakan Dewan Pembina ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa.

Baca juga : Mendes: Stunting Bukan Sekadar Kekurangan Gizi

Hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan; Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi; serta pengurus ABPEDNAS lainnya.

Melalui kerja sama ini, PNM memperkuat sinergi dengan tiga asosiasi besar di Indonesia yang secara keseluruhan memiliki sekitar 1,2 juta anggota, yakni Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS), ABPEDNAS, dan Srikandi Jaga Desa.

Kolaborasi tersebut menempatkan literasi sebagai pintu masuk pemberdayaan masyarakat.

Upaya ini akan dilanjutkan melalui pemetaan potensi dan aspirasi desa serta pendampingan kelompok usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Selain literasi keuangan, masyarakat juga akan mendapatkan edukasi mengenai pencegahan, deteksi dini, dan pendampingan hukum.

Baca juga : BRI Dukung Pemerintah Salurkan Bonus Rp158 Miliar Bagi Peraih Medali Asian Games

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat prasejahtera terhadap berbagai persoalan hukum.

Reda Manthovani menyampaikan, kolaborasi lintas lembaga penting untuk memastikan agenda pembangunan desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Mari bersama-sama menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya Asta Cita keempat dan keenam, membangun dari desa, dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," ujarnya.

Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan, kolaborasi tersebut sejalan dengan pendekatan pemberdayaan yang selama ini dijalankan PNM melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Menurutnya, akses pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan dan kapasitas nasabah agar manfaat pemberdayaan dapat dirasakan lebih luas.

Baca juga : AsetKu Hadir di FinExpo 2026 Bandung, Dorong Literasi Keuangan Masyarakat

"Melalui pertemuan kelompok mingguan kami juga menghadirkan pendampingan dan edukasi, termasuk literasi keuangan, agar perempuan prasejahtera mampu mengelola usahanya dengan lebih baik. Kami berharap semangat pemberdayaan ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan di desa," ungkapnya.

Kesamaan fokus terhadap pemberdayaan perempuan menjadi salah satu kekuatan dalam kerja sama tersebut.

Melalui program Mekaar, PNM mendampingi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, ABPEDNAS memiliki komunitas Srikandi Jaga Desa yang turut mendorong peran perempuan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kesamaan basis komunitas tersebut membuka peluang sinergi untuk memperluas edukasi, memperkuat jejaring, serta mengoptimalkan potensi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.