Dark/Light Mode

Persiapan Mudik Lebaran, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Sudah Ditambal 

Sabtu, 1 Maret 2025 22:12 WIB
Perbaikan jalan di jalur Pantura (Foto: Kementerian PU)
Perbaikan jalan di jalur Pantura (Foto: Kementerian PU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menghadapi mudik Lebaran tahun ini, ribuan lubang di jalanan sepanjang Jalur Pantai Utara (Pantura), Jawa Tengah, telah ditambal. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menerangkan, jalur Pantura merupakan akses strategis yang menjadi alternatif Tol Trans Jawa. Maka, perbaikannya harus dilaksanakan secepatnya agar dapat digunakan secara optimal pada waktunya.

“Jalur nasional ini perannya penting sekali dalam kelancaran perjalanan, terutama dalam menghadapi momen libur panjang,” ujarnya, dalam keterangan pers, Sabtu (1/3/2025).

Dia menjelaskan, perbaikan yang terus berjalan hingga akhir Februari 2025 telah berhasil menutup ribuan lubang. Dody telah meninjau perbaikan jalan di Jalur Pantura, Jawa Tengah, tepatnya di ruas batas Kota Batang-batas Kabupaten Kendal. Sebanyak 6.118 lubang telah ditambal di area sepanjang 462,52 kilometer tersebut.

“Perbaikan ini ditargetkan selesai sebelum arus mudik dimulai, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan lebih lancar,” tegasnya.

Baca juga : Ramadan & Lebaran, Kementerian PU Beri Diskon Tol & Perbaiki Jalan Nasional

Dody menambahkan, kondisi jalan kini secara umum sudah dalam keadaan yang baik untuk dilalui pengguna jalan. Beberapa ruas yang menjadi perhatian adalah Losari (batas Jawa Barat), Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Weleri, Kendal, dan Semarang.

“Masih terdapat beberapa titik yang sedang dalam tahap perbaikan,” jelasnya. 

Meski perbaikan terus dilakukan, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih beroperasi di jalan tol dan jalan nasional. Kendaraan bermuatan berlebih menjadi faktor utama penyebab kerusakan jalan.

“Kami terus berupaya memperbaiki infrastruktur jalan agar siap digunakan saat puncak arus mudik. Namun, truk ODOL masih menjadi faktor utama kerusakan jalan,” ungkapnya.   

Baca juga : Perluas Dan Tingkatkan Layanan, BRI Insurance Komit Kembangkan SDM

Kementerian PU mengimbau seluruh pihak untuk bekerja sama dalam membatasi kendaraan bermuatan berlebih demi menjaga kualitas jalan. “Ini penting agar hasil perbaikan jalan dapat bertahan lebih lama,” kata Dody.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengatakan, perbaikan jalan di sepanjang Pantura menjadi prioritas kerja Kementerian PU. Harapannya, infrastruktur jalan tetap terjaga untuk mendukung kelancaran para pengguna jalan saat akan mudik.

“Kami sudah melakukan banyak perbaikan untuk jalan yang berlubang seperti di Pantura,” katanya.

Selain itu, jalan yang sempat viral di Pantura karena berlubang juga sudah ditutup dengan patching aspal. Namun demikian, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk kepolisian dan dinas perhubungan, dalam menertibkan kendaraan yang melebihi kapasitas. Jangan sampai, jalan yang baru saja diperbaiki kembali rusak akibat ODOL.

Baca juga : Sambut Mudik Lebaran, PT PP Optimalkan Layanan di Rest Area Heritage KM 260B

Dia menargetkan, seluruh perbaikan jalan rampung sebelum H-10 Lebaran 2025. Lebih cepat lebih baik karena dampaknya tidak hanya untuk mengantisipasi mudik, tetapi juga mendukung perekonomian di masa Lebaran.

“Infrastruktur yang baik dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” ujar Diana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.